Menteri Israel Kembali Serbu Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur

Jum'at, 27 Desember 2024 - 14:37 WIB
loading...
Menteri Israel Kembali...
Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir (kedua dari kiri) memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di bawah perlindungan polisi di Yerusalem Timur pada 18 Juli 2024. Foto/Stringer/Anadolu Agency
A A A
YERUSALEM - Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel Itamar Ben-Gvir memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki pada hari Kamis (26/12/2024).

Aksi ini menandai provokasi baru di tengah perang yang sedang berlangsung di Gaza, menurut laporan Anadolu Agency.

“Ben-Gvir memasuki lokasi tersebut di bawah perlindungan polisi yang ketat dan menjelajahi halaman masjid,” ungkap seorang pejabat Departemen Wakaf Islam yang dikelola Yordania di Yerusalem.

Ini adalah kunjungan kelima menteri ekstremis tersebut ke kompleks yang menjadi titik api tersebut sejak dia bergabung dengan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tahun 2022.

Kunjungan tersebut bertepatan dengan hari libur Yahudi selama sepekan, Hanukkah, yang dimulai pada hari Kamis.

Aliansi Demokratik Nasional, partai Arab Israel, mengutuk kunjungan Ben-Gvir ke kompleks Al-Aqsa sebagai "provokasi yang disengaja terhadap sentimen orang Arab dan Muslim di seluruh dunia."

Partai tersebut menyerukan kepada warga Palestina untuk mengintensifkan kehadiran dan kunjungan mereka ke masjid.

Sejak tahun 2003, Israel telah mengizinkan pemukim ilegal memasuki kompleks yang menjadi titik api tersebut hampir setiap hari, kecuali pada hari Jumat dan Sabtu.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Umat Yahudi menyebut area tersebut sebagai Temple Mount, yang menurut mereka merupakan lokasi dua kuil Yahudi pada zaman dahulu.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel tahun 1967.

Rezim apartheid Israel mencaplok seluruh kota tersebut pada tahun 1980, tindakan yang tidak pernah diakui masyarakat internasional.

Baca juga: Jet Tempur Israel Bombardir Yaman Besar-besaran, Nyaris Membunuh Kepala WHO
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Pecahkan Rekor Piala...
Pecahkan Rekor Piala Dunia, Gol Bersejarah Lionel Messi Tuai Perdebatan
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Berita Terkini
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved