Rusia Serang Ukraina saat Natal, Zelensky Sebut Putin Tak Manusiawi
Kamis, 26 Desember 2024 - 08:18 WIB
loading...
A
A
A
Di ibu kota Ukraina, Kyiv, beberapa penduduk yang tidak memiliki listrik terpaksa menghabiskan Natal dengan meringkuk di dalam stasiun metro bawah tanah.
Pemadaman listrik yang meluas juga terjadi di wilayah Kharkiv, yang memengaruhi 500.000 orang. Penduduk tersebut harus bertahan hidup dalam suhu mendekati nol tanpa akses ke pemanas.
“Kharkiv sedang diserang rudal besar-besaran,” tulis wali kota kota tersebut, Ihor Terekhov, di Telegram selama serangan tersebut.
“Serangkaian ledakan terdengar di kota itu dan masih ada rudal balistik yang mengarah ke kita,”lanjut dia.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi, dalam pengarahan hariannya, bahwa mereka memang telah melakukan serangan yang menargetkan infrastruktur energi penting Ukraina.
Sepanjang invasi, yang dimulai pada Februari 2022, Rusia telah berhasil mengurangi setengah kapasitas pembangkit listrik Ukraina.
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina, Bridget Brink, dengan agak muram menggambarkan serangan itu sebagai “hadiah Natal Rusia untuk Ukraina”.
Brink menuduh Putin menargetkan keluarga Ukraina yang merayakan Natal di rumah mereka dan infrastruktur energi yang membuat mereka tetap hangat.
Pemadaman listrik yang meluas juga terjadi di wilayah Kharkiv, yang memengaruhi 500.000 orang. Penduduk tersebut harus bertahan hidup dalam suhu mendekati nol tanpa akses ke pemanas.
“Kharkiv sedang diserang rudal besar-besaran,” tulis wali kota kota tersebut, Ihor Terekhov, di Telegram selama serangan tersebut.
“Serangkaian ledakan terdengar di kota itu dan masih ada rudal balistik yang mengarah ke kita,”lanjut dia.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi, dalam pengarahan hariannya, bahwa mereka memang telah melakukan serangan yang menargetkan infrastruktur energi penting Ukraina.
Sepanjang invasi, yang dimulai pada Februari 2022, Rusia telah berhasil mengurangi setengah kapasitas pembangkit listrik Ukraina.
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Ukraina, Bridget Brink, dengan agak muram menggambarkan serangan itu sebagai “hadiah Natal Rusia untuk Ukraina”.
Brink menuduh Putin menargetkan keluarga Ukraina yang merayakan Natal di rumah mereka dan infrastruktur energi yang membuat mereka tetap hangat.
Lihat Juga :