Rusia Peringatkan Barat Jangan Uji Kesabarannya untuk Gunakan Senjata Nuklir
Kamis, 26 Desember 2024 - 06:13 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Moskow masih menjunjung prinsip perang nuklir tidak dapat dimenangkan dan tidak boleh dilancarkan dalam keadaan apa pun—sesuatu yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Ronald Reagan dan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev pada tahun 1980-an.
Namun, kata dia, Rusia tidak akan ragu untuk membela kepentingannya dengan segala cara yang tersedia.
“Rusia tidak pernah memulai diskusi tentang apakah senjata nuklir dapat digunakan,” kata diplomat tertinggi Rusia tersebut.
Rusia pertama kali mengajukan inisiatif terkait selama pembicaraan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden, lalu menyampaikannya kepada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB pada tahun 2021.
“Semua pernyataan yang mempertimbangkan berbagai skenario kemungkinan perang nuklir semata-mata datang dari ibu kota Barat,” kata Lavrov.
Dia secara khusus merujuk pada pernyataan terkini juru bicara Komando Strategis (STRATCOM) AS Laksamana Muda Thomas Buchanan. Bulan lalu, laksamana tersebut mengatakan Washington siap melancarkan serangan nuklir, tetapi hanya akan melakukannya "dengan syarat yang paling dapat diterima AS."
Namun, kata dia, Rusia tidak akan ragu untuk membela kepentingannya dengan segala cara yang tersedia.
“Rusia tidak pernah memulai diskusi tentang apakah senjata nuklir dapat digunakan,” kata diplomat tertinggi Rusia tersebut.
Rusia pertama kali mengajukan inisiatif terkait selama pembicaraan antara Presiden Vladimir Putin dan Presiden AS Joe Biden, lalu menyampaikannya kepada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB pada tahun 2021.
“Semua pernyataan yang mempertimbangkan berbagai skenario kemungkinan perang nuklir semata-mata datang dari ibu kota Barat,” kata Lavrov.
Dia secara khusus merujuk pada pernyataan terkini juru bicara Komando Strategis (STRATCOM) AS Laksamana Muda Thomas Buchanan. Bulan lalu, laksamana tersebut mengatakan Washington siap melancarkan serangan nuklir, tetapi hanya akan melakukannya "dengan syarat yang paling dapat diterima AS."
Lihat Juga :