Benarkah Aset Istri Bashar Al Assad Dibekukan Rusia? Simak Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 25 Desember 2024 - 14:30 WIB
loading...
Benarkah Aset Istri...
Mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad bersama istrinya, Asma. Foto/instagram
A A A
DAMASKUS - Istri Bashar Al Assad belum lama ini dikabarkan akan meninggalkan Rusia dan menceraikan suaminya. Media memang sempat dihebohkan dengan Asma al-Assad yang kabarnya akan kembali ke Inggris, namun kabar tersebut telah disangkal Kremlin.

Mantan ibu negara Suriah itu mengajukan gugatan cerai di Rusia, di mana keluarga Assad diberikan suaka bulan ini setelah digulingkan oleh pasukan pemberontak setelah 24 tahun berkuasa, menurut laporan di media Turki dan Arab pada hari Minggu.

Tidak hanya itu, Rusia juga sudah dituding telah membekukan aset Bashar Al Assad dan istrinya, serta memenjarakan mereka di Moskow.

Istri Bashar Al Assad sendiri dibesarkan di Acton, London Barat, dan lahir dari orang tua Suriah. Dia menikahi pasangannya dan memiliki tiga anak dengannya setelah pindah ke Suriah pada tahun 2000.

Menurut laporan dari media Turki, Asma al-Assad menyatakan ketidakpuasan dengan kehidupan barunya di Moskow dan menginginkan perceraian. Dia juga menyatakan bahwa dia berharap untuk kembali ke London untuk perawatan kanker.

Diungkapkan pada bulan Mei bahwa dia telah menerima diagnosis leukemia setelah menjalani perawatan untuk kanker payudara pada tahun 2018 dan 2019.

Hal tersebut diperburuk setelah Menteri Luar Negeri David Lammy menyatakan awal bulan ini bahwa dia tidak lagi diterima di negara itu, menunjukkan dia mungkin akan segera kehilangan paspor Inggrisnya.

Asma membekukan aset Inggrisnya pada Maret 2012 di tengah meningkatnya protes terhadap pemerintahan suaminya, sebagai bagian dari program sanksi Uni Eropa yang dikelola oleh pemerintah Inggris sejak Brexit.

Rusia Membantah Laporan Tentang Istri Bashar Al Assad


Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov juga menolak laporan media Turki yang menyebut Assad telah dikurung di Moskow dan aset propertinya dibekukan.

Ditanya pada panggilan konferensi apakah laporan itu sesuai dengan kenyataan, Peskov mengatakan “Tidak, mereka tidak sesuai dengan kenyataan.”

Bashar al-Assad sendiri melarikan diri dari Damaskus pada 8 Desember, dan diberikan suaka di Rusia di mana istri dan keluarganya sudah menunggunya di Moskow, menurut tiga mantan pembantu dekat dan seorang pejabat regional senior.

Isu tentang Bashar Al Assad dan istrinya yang dibekukan ini lantas menjadi perhatian besar media. Sebab masih belum jelas pihak mana yang memberi informasi yang berisi kebenaran.

Baca juga: CIA Disebut Jalankan Program Cuci Otak Lewat Obat dan Penganiayaan
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
Taliban Afghanistan...
Taliban Afghanistan Rayakan Tumbangnya Bashar Al Assad di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved