Filipina Bakal Akuisisi Sistem Rudal Typhon AS, China Marah

Selasa, 24 Desember 2024 - 11:39 WIB
loading...
A A A
Sistem rudal Typhon berbasis darat, yang dikembangkan oleh Lockheed Martin untuk Angkatan Darat AS, memiliki jangkauan 300 mil, meskipun versi jarak yang lebih jauh sedang dalam pengembangan.

Galido mengatakan sistem Typhon akan memungkinkan Angkatan Darat Filipina untuk memproyeksikan kekuatan ke luar hingga 200 mil laut, yang merupakan batas hak maritim negara kepulauan tersebut berdasarkan Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

"Anda harus memperhatikan fakta bahwa pada jarak 200 mil laut, tidak ada daratan di sana dan tentara tidak dapat pergi ke sana," katanya.

“Platform Typhon akan melindungi aset terapung kita," katanya, merujuk pada kapal-kapal Angkatan Laut dan Coast Guard Filipina serta kapal-kapal lainnya.

Menteri Pertahanan China Dong Jun memperingatkan pada bulan Juni bahwa pengerahan sistem misil Typhon "sangat merusak keamanan dan stabilitas regional."

Namun Galido menepis kritik terhadap sistem Typhon di Filipina.

"Kita tidak perlu terganggu oleh rasa tidak aman yang tampak dari pihak lain karena kita tidak memiliki rencana untuk bertindak di luar kepentingan negara kita," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Berita Terkini
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved