Israel Akhirnya Akui Bunuh Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Iran
Selasa, 24 Desember 2024 - 07:38 WIB
loading...
A
A
A
"Siapa pun yang melawan Israel akan dipotong tangannya, dan tangan panjang IDF (Pasukan Pertahanan Israel) akan memukulnya dan menuntut pertanggungjawabannya," kata Katz, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan.
Sebelumnya Israel enggan mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan Haniyeh, tetapi Iran dan Hamas menyalahkannya atas kematian pemimpin politik Hamas tersebut.
Haniyeh, yang dianggap memimpin upaya negosiasi Hamas untuk gencatan senjata di Gaza, tewas di sebuah wisma tamu di Teheran pada tanggal 31 Juli. Menurut laporan media-media Arab, dia dibunuh dengan alat peledak yang telah ditempatkan oleh agen Israel beberapa minggu sebelumnya.
Sehari sebelum kematianya, Haniyeh menghadiri pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Haniyeh merupakan Kepala Biro Politik Hamas hingga saat dia dibunuh. Setelah kematiannya, posisi Haniyeh digantikan oleh Yahya Sinwar yang juga dibunuh oleh serangan militer Israel di Gaza pada 16 Oktober.
Sebelumnya Israel enggan mengakui keterlibatannya dalam pembunuhan Haniyeh, tetapi Iran dan Hamas menyalahkannya atas kematian pemimpin politik Hamas tersebut.
Haniyeh, yang dianggap memimpin upaya negosiasi Hamas untuk gencatan senjata di Gaza, tewas di sebuah wisma tamu di Teheran pada tanggal 31 Juli. Menurut laporan media-media Arab, dia dibunuh dengan alat peledak yang telah ditempatkan oleh agen Israel beberapa minggu sebelumnya.
Sehari sebelum kematianya, Haniyeh menghadiri pelantikan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Haniyeh merupakan Kepala Biro Politik Hamas hingga saat dia dibunuh. Setelah kematiannya, posisi Haniyeh digantikan oleh Yahya Sinwar yang juga dibunuh oleh serangan militer Israel di Gaza pada 16 Oktober.
Lihat Juga :