Meski Gaji Naik 6 Persen, 15.000 Tentara Inggris Pilih Mundur
Minggu, 22 Desember 2024 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Mei, kepuasan dengan tingkat gaji pokok di militer mencapai level terendah yang pernah tercatat, menurut survei angkatan bersenjata, sebagaimana dikutip oleh surat kabar tersebut. Jajak pendapat, yang dilakukan sebelum kenaikan gaji pemerintah, menunjukkan bahwa hanya 32% responden yang mengatakan mereka senang dengan paket remunerasi mereka.
Awal bulan ini, Alistair Carns, menteri pertahanan dan mantan Marinir Kerajaan, mengklaim bahwa tentara reguler Inggris dapat dimusnahkan hanya dalam waktu enam bulan jika dipaksa berperang dalam skala konflik Ukraina.
Pada Oktober 2024, terdapat 181.550 anggota angkatan bersenjata negara itu, termasuk total personel layanan Inggris yang terlatih dan tidak terlatih penuh waktu, menurut angka terbaru Kementerian Pertahanan (MoD). Ini menandai penurunan sebesar 2% sejak 1 Oktober 2023.
Pada bulan November, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa pemerintah saat ini "mewarisi" krisis perekrutan, menambahkan bahwa target telah terlewatkan setiap tahun selama 14 tahun terakhir.
"Kami telah memberikan personel kenaikan gaji terbesar dalam beberapa dekade dan membatalkan 100 kebijakan lama yang menghalangi dan memperlambat perekrutan," tegas kementerian tersebut.
Awal bulan ini, Alistair Carns, menteri pertahanan dan mantan Marinir Kerajaan, mengklaim bahwa tentara reguler Inggris dapat dimusnahkan hanya dalam waktu enam bulan jika dipaksa berperang dalam skala konflik Ukraina.
Pada Oktober 2024, terdapat 181.550 anggota angkatan bersenjata negara itu, termasuk total personel layanan Inggris yang terlatih dan tidak terlatih penuh waktu, menurut angka terbaru Kementerian Pertahanan (MoD). Ini menandai penurunan sebesar 2% sejak 1 Oktober 2023.
Pada bulan November, seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan bahwa pemerintah saat ini "mewarisi" krisis perekrutan, menambahkan bahwa target telah terlewatkan setiap tahun selama 14 tahun terakhir.
"Kami telah memberikan personel kenaikan gaji terbesar dalam beberapa dekade dan membatalkan 100 kebijakan lama yang menghalangi dan memperlambat perekrutan," tegas kementerian tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :