Paus Fransiskus Marah Anak-anak Gaza Dibom Israel: Ini Kekejaman, Ini Bukan Perang
Minggu, 22 Desember 2024 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan, seorang Kementerian Luar Negeri Israel menggambarkan pernyataan Paus sebagai "sangat mengecewakan karena tidak sesuai dengan konteks sebenarnya dan faktual dari perjuangan Israel melawan terorisme jihadis—perang multi-front yang dipaksakan padanya mulai tanggal 7 Oktober."
"Cukup dengan standar ganda dan diskriminasi terhadap negara Yahudi dan rakyatnya," imbuh kementerian itu.
"Kekejaman adalah teroris yang bersembunyi di balik anak-anak sambil mencoba membunuh anak-anak Israel; kekejaman adalah menyandera 100 orang selama 442 hari, termasuk bayi dan anak-anak, oleh teroris dan menyiksa mereka," lanjut kementerian tersebut.
Klaim kementerian itu merujuk pada militan Hamas yang menyerang Israel, menewaskan banyak warga sipil, dan menyandera ratusan orang pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang besar di Gaza.
Badan penyelamat pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel telah menewaskan 10 anggota keluarga pada hari Jumat di bagian utara wilayah tersebut, termasuk tujuh anak-anak.
Militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah menyerang "beberapa teroris yang beroperasi di sebuah bangunan militer milik organisasi Hamas dan menimbulkan ancaman bagi tentara IDF [Pasukan Pertahanan Israel] yang beroperasi di daerah tersebut".
"Cukup dengan standar ganda dan diskriminasi terhadap negara Yahudi dan rakyatnya," imbuh kementerian itu.
"Kekejaman adalah teroris yang bersembunyi di balik anak-anak sambil mencoba membunuh anak-anak Israel; kekejaman adalah menyandera 100 orang selama 442 hari, termasuk bayi dan anak-anak, oleh teroris dan menyiksa mereka," lanjut kementerian tersebut.
Klaim kementerian itu merujuk pada militan Hamas yang menyerang Israel, menewaskan banyak warga sipil, dan menyandera ratusan orang pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang besar di Gaza.
Badan penyelamat pertahanan sipil Gaza melaporkan bahwa serangan udara Israel telah menewaskan 10 anggota keluarga pada hari Jumat di bagian utara wilayah tersebut, termasuk tujuh anak-anak.
Militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa mereka telah menyerang "beberapa teroris yang beroperasi di sebuah bangunan militer milik organisasi Hamas dan menimbulkan ancaman bagi tentara IDF [Pasukan Pertahanan Israel] yang beroperasi di daerah tersebut".
Lihat Juga :