Pesawat Nirawak Ukraina Hantam Gedung Pencakar Langit Rusia Mirip Serangan 9/11 di AS

Minggu, 22 Desember 2024 - 09:22 WIB
loading...
A A A
"Hari ini Kazan mengalami serangan pesawat nirawak besar-besaran. Sementara sebelumnya perusahaan industri diserang, sekarang musuh menyerang warga sipil di pagi hari," kata Rustam Minnikhanov, pemimpin republik Tatarstan, dalam sebuah posting di Telegram.

Ukraina belum mengomentari serangan tersebut.

Kota itu telah diserang oleh tiga gelombang pesawat nirawak antara pukul 07.40 pagi hingga pukul 09.20 pagi, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Menurut kementerian itu, enam pesawat nirawak telah dinetralkan atau dihancurkan tetapi tidak disebutkan berapa banyak yang terlibat dalam serangan tersebut.

Pihak berwenang setempat mengatakan bahwa semua acara publik besar di Tartarstan telah dibatalkan sebagai tindakan pencegahan.

Pengawas penerbangan Rusia; Rosaviatsia, mengatakan bahwa mereka juga memberlakukan pembatasan sementara di dua bandara lainnya, di Izhevsk, kota kecil di timur laut Kazan, dan di Saratov, yang terletak sekitar 400 mil (650 km) selatan Kazan. Pembatasan di Saratov kemudian dicabut.

Insiden serupa dilaporkan dari Saratov Rusia pada bulan Agustus tahun ini ketika sebuah pesawat nirawak terlihat menyerang sebuah bangunan tempat tinggal. Empat orang terluka dalam serangan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Pesawat Pengebom Rusia...
Pesawat Pengebom Rusia Dicegat Jet Tempur Siluman F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved