Tersangka Serangan Pasar Natal Jerman Adalah Ateis Arab Saudi yang Anti-Islam
Minggu, 22 Desember 2024 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
Pada Agustus lalu, tersangka mengunggah argumen di media sosial: "Apakah ada jalan menuju keadilan di Jerman tanpa meledakkan kedutaan Jerman atau membantai warga negara Jerman secara acak? Jika ada yang mengetahuinya, mohon beri tahu saya."
Harian Die Welt melaporkan, mengutip sumber keamanan, bahwa polisi negara bagian dan federal Jerman telah melakukan "penilaian risiko" terhadapnya tahun lalu, tetapi menyimpulkan bahwa dia tidak menimbulkan bahaya khusus.
Scholz yang muram, berpakaian hitam, mengunjungi lokasi serangan pada hari Sabtu bersama dengan politisi nasional dan regional sambil meletakkan bunga di luar gereja utama di Magdeburg.
Warga yang berduka dan berduka telah meninggalkan lilin, bunga, kartu, dan mainan anak-anak di gereja Johanneskirche, tempat upacara peringatan direncanakan pada pukul 19.00.
Scholz berjanji negara akan menanggapi dengan kekuatan hukum penuh atas serangan itu, tetapi juga menyerukan persatuan karena Jerman telah diguncang oleh perdebatan sengit tentang imigrasi dan keamanan menjelang pemilihan umum pada bulan Februari.
“Penting bahwa kita bersatu, bahwa kita bergandengan tangan, bahwa bukan kebencian yang menentukan koeksistensi kita, tetapi fakta bahwa kita adalah komunitas yang mencari masa depan bersama,” katanya.
Dia berterima kasih atas ungkapan solidaritas dari banyak negara di seluruh dunia. "Senang mendengar bahwa kita sebagai orang Jerman tidak sendirian dalam menghadapi bencana yang mengerikan ini," ujarnya.
Harian Die Welt melaporkan, mengutip sumber keamanan, bahwa polisi negara bagian dan federal Jerman telah melakukan "penilaian risiko" terhadapnya tahun lalu, tetapi menyimpulkan bahwa dia tidak menimbulkan bahaya khusus.
Scholz yang muram, berpakaian hitam, mengunjungi lokasi serangan pada hari Sabtu bersama dengan politisi nasional dan regional sambil meletakkan bunga di luar gereja utama di Magdeburg.
Warga yang berduka dan berduka telah meninggalkan lilin, bunga, kartu, dan mainan anak-anak di gereja Johanneskirche, tempat upacara peringatan direncanakan pada pukul 19.00.
Scholz berjanji negara akan menanggapi dengan kekuatan hukum penuh atas serangan itu, tetapi juga menyerukan persatuan karena Jerman telah diguncang oleh perdebatan sengit tentang imigrasi dan keamanan menjelang pemilihan umum pada bulan Februari.
“Penting bahwa kita bersatu, bahwa kita bergandengan tangan, bahwa bukan kebencian yang menentukan koeksistensi kita, tetapi fakta bahwa kita adalah komunitas yang mencari masa depan bersama,” katanya.
Dia berterima kasih atas ungkapan solidaritas dari banyak negara di seluruh dunia. "Senang mendengar bahwa kita sebagai orang Jerman tidak sendirian dalam menghadapi bencana yang mengerikan ini," ujarnya.
(mas)
Lihat Juga :