Putin Tantang AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih THAAD ke Ukraina untuk Lawan Senjata Rusia
Jum'at, 20 Desember 2024 - 08:40 WIB
loading...
A
A
A
Kompleks THAAD dirancang untuk mencegat dan menghancurkan rudal balistik jarak pendek, sedang, dan menengah pada fase terminalnya dan pertama kali digunakan pada tahun 2008.
THAAD telah dikerahkan ke Uni Emirat Arab, Israel, Rumania, dan Korea Selatan dan pada 17 Januari 2022 melakukan intersepsi operasional pertamanya terhadap rudal balistik jarak menengah musuh yang masuk ke Uni Emirat Arab.
Pada 13 Oktober tahun ini, Presiden AS Joe Biden mengesahkan pengerahan baterai THAAD untuk membantu pertahanan udara Israel melawan serangan rudal dan drone Iran yang telah terjadi dua minggu sebelumnya, serta pada bulan April.
Tak lama kemudian, AS mengatakan sistem itu tidak akan dikerahkan ke Ukraina, dengan wakil juru bicara Pentagon Sabrina Singh mengatakan kepada wartawan bahwa perang antara Rusia dan Ukraina berbeda dengan permusuhan di Timur Tengah.
"Saya tidak tahu apakah mereka [THAAD] ada di Ukraina atau tidak, menurut pendapat saya, tidak ada. Jika Amerika memutuskan untuk mengirimkannya, biarkan mereka melakukannya," tantang Putin.
"Kita dapat melihat apa yang dapat dipelajari anak buah kita di Ukraina dan bertanya apakah ada solusi teknis yang berharga bagi kita," imbuh Putin.
"Ada banyak orang kita di sana, yang juga berbagi impian kita untuk membersihkan negara mereka dari rezim neo-Nazi," lanjut Putin, menggunakan istilah yang digunakan Kremlin untuk menggambarkan pemerintah di Kyiv.
THAAD telah dikerahkan ke Uni Emirat Arab, Israel, Rumania, dan Korea Selatan dan pada 17 Januari 2022 melakukan intersepsi operasional pertamanya terhadap rudal balistik jarak menengah musuh yang masuk ke Uni Emirat Arab.
Pada 13 Oktober tahun ini, Presiden AS Joe Biden mengesahkan pengerahan baterai THAAD untuk membantu pertahanan udara Israel melawan serangan rudal dan drone Iran yang telah terjadi dua minggu sebelumnya, serta pada bulan April.
Tak lama kemudian, AS mengatakan sistem itu tidak akan dikerahkan ke Ukraina, dengan wakil juru bicara Pentagon Sabrina Singh mengatakan kepada wartawan bahwa perang antara Rusia dan Ukraina berbeda dengan permusuhan di Timur Tengah.
"Saya tidak tahu apakah mereka [THAAD] ada di Ukraina atau tidak, menurut pendapat saya, tidak ada. Jika Amerika memutuskan untuk mengirimkannya, biarkan mereka melakukannya," tantang Putin.
"Kita dapat melihat apa yang dapat dipelajari anak buah kita di Ukraina dan bertanya apakah ada solusi teknis yang berharga bagi kita," imbuh Putin.
"Ada banyak orang kita di sana, yang juga berbagi impian kita untuk membersihkan negara mereka dari rezim neo-Nazi," lanjut Putin, menggunakan istilah yang digunakan Kremlin untuk menggambarkan pemerintah di Kyiv.
Lihat Juga :