Mengapa NATO Makin Khawatir dengan Aksi Pasukan Korea Utara di Ukraina?

Jum'at, 20 Desember 2024 - 04:55 WIB
loading...
A A A
Taktik "penggiling daging" Rusia, khususnya dalam pertempuran di Ukraina timur, pada dasarnya telah menawarkan rekrutan Rusia untuk dibantai.

Ada juga kemungkinan yang sangat nyata bahwa senjata buatan AS akan membunuh warga Korea Utara. Gedung Putih mengatakan pasukan tersebut “permainan yang adil” dan “target yang adil.”

5. Mendapatkan Pelatihan Khusus dari Rusia

Anggota parlemen Korea Selatan mengatakan Rusia mengajarkan para prajurit sekitar 100 istilah militer dasar seperti “tembak” dan “dalam posisi,” seiring munculnya laporan tentang masalah komando dan komunikasi.

Di Rusia, pelatihan mereka mencakup artileri, mengoperasikan kendaraan udara tak berawak, dan operasi infanteri dasar termasuk pembersihan parit, “yang merupakan keterampilan penting untuk operasi garis depan,” menurut Departemen Luar Negeri AS.

Dan penilaian intelijen menunjukkan bahwa Korea Utara menanamkan kekuatan dalam militer Rusia.

Keberhasilan Moskow dalam memanfaatkan pasukan "sebagian besar akan ditentukan oleh seberapa baik Rusia dapat mengintegrasikan mereka ke dalam militer mereka," kata Departemen Luar Negeri.

Apakah mereka akan menggali parit, menjaga pos, atau benar-benar bertempur di garis depan masih belum jelas.

"Saat kami menangkap mereka atau melihat mayat, maka saya akan tahu pasti bahwa mereka ada di sini," Oleksandr, seorang komandan unit di batalion serbu ke-225 Ukraina, mengatakan kepada CNN pada awal Desember.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Sri Radjasa Duga Ada...
Sri Radjasa Duga Ada Motif Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah
Mengapa Safar Dijuluki...
Mengapa Safar Dijuluki Bulan Perang? Simak 9 Peristiwa Bersejarah Islam Ini
Berita Terkini
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved