Pemerintahan Sementara Suriah Minta PBB Bertindak Melawan Serangan Israel
Rabu, 18 Desember 2024 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Al-Dhahhak menulis, “Pada saat Republik Arab Suriah tengah menyaksikan fase baru dalam sejarahnya, di mana rakyatnya bercita-cita mendirikan negara yang bebas, setara, dan ditegakkan hukum untuk memenuhi harapan mereka akan kemakmuran dan stabilitas, tentara pendudukan Israel telah maju ke wilayah yang lebih jauh di tanah Suriah, termasuk Gunung Hermon dan provinsi Quneitra.”
Pada hari Sabtu, Pertahanan Sipil Suriah (White Helmets) juga menyerukan penarikan pasukan pendudukan Israel dari semua wilayah Suriah yang diduduki.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs web resminya, organisasi tersebut mengatakan, “Pada saat rakyat Suriah mendambakan perdamaian dan keamanan, setelah menunggu dengan penuh harap momen bersejarah ini selama hampir 14 tahun, Israel melancarkan serangan yang merusak impian mereka untuk membangun negara yang bebas, aman, dan stabil. Pasukan Israel maju ke zona penyangga dengan Suriah dan lokasi yang berdekatan di Quneitra dan pedesaan Damaskus.”
Pernyataan tersebut menambahkan, “Serangan udara Israel yang menargetkan infrastruktur, intimidasi terhadap warga sipil, dan pendudukan tanah Suriah merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap semua hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan, melanggar kedaulatan Suriah dan hak rakyatnya untuk hidup dalam keamanan dan kedamaian.”
Baca juga: Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
Pada hari Sabtu, Pertahanan Sipil Suriah (White Helmets) juga menyerukan penarikan pasukan pendudukan Israel dari semua wilayah Suriah yang diduduki.
Dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs web resminya, organisasi tersebut mengatakan, “Pada saat rakyat Suriah mendambakan perdamaian dan keamanan, setelah menunggu dengan penuh harap momen bersejarah ini selama hampir 14 tahun, Israel melancarkan serangan yang merusak impian mereka untuk membangun negara yang bebas, aman, dan stabil. Pasukan Israel maju ke zona penyangga dengan Suriah dan lokasi yang berdekatan di Quneitra dan pedesaan Damaskus.”
Pernyataan tersebut menambahkan, “Serangan udara Israel yang menargetkan infrastruktur, intimidasi terhadap warga sipil, dan pendudukan tanah Suriah merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap semua hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan, melanggar kedaulatan Suriah dan hak rakyatnya untuk hidup dalam keamanan dan kedamaian.”
Baca juga: Penguasa Baru Suriah Janji Negaranya Tak Jadi Tempat Peluncuran Serangan ke Israel
(sya)
Lihat Juga :