Mesir Sebut Arogansi Militer Zionis Tidak Akan Mewujudkan Stabilitas Keamanan bagi Israel

Senin, 16 Desember 2024 - 17:25 WIB
loading...
Mesir Sebut Arogansi...
Mesir menyebut Zionis tidak akan mewujudkan stabilitas keamanan bagi Israel. Foto/X
A A A
KAIRO - Mesir menyatakan kemarahannya kepada Israel dengan invasi ke Dataran Tinggi Golan di Israel dan serangan bertubi-tubi di Gaza.

Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty mengatakan bahwa kekuatan militer dan arogansi tidak dapat membawa keamanan dan stabilitas bagi Israel atau kawasan tersebut.

Selama konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing, Abdelatty menjelaskan bahwa ia menjadi salah satu ketua dialog strategis putaran keempat antara Mesir dan Tiongkok, menurut kantor berita negara Mesir.

Menteri tersebut menekankan bahwa kedua belah pihak sepakat tentang perlunya segera gencatan senjata di Gaza, akses penuh bantuan kemanusiaan dan medis ke wilayah tersebut, dan memajukan visi negara Palestina yang merdeka sesuai dengan resolusi PBB.

"Kekuatan militer dan kesombongan tidak akan membawa keamanan dan stabilitas bagi Israel atau kawasan tersebut," katanya dilansir Anadolu.

"Hanya dengan memulihkan hak-hak sah rakyat Palestina, mendirikan negara mereka di semua wilayah nasional dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, dan kembali ke perbatasan tahun 1967, keamanan dan stabilitas sejati dapat dicapai," tambahnya.

Baca Juga: Brigade Jenin Tolak Serahkan Senjata, Rakyat Palestina Ingin Akhiri Perang Saudara

Mengenai Suriah, Abdelatty mencatat adanya diskusi dengan mitranya dari China mengenai perkembangan terkini, khususnya setelah tergulingnya rezim Bashar Assad.

Ia menekankan pentingnya proses politik inklusif di Suriah yang mencerminkan keberagaman etnis, agama, dan sektarian di negara tersebut, melindungi hak-hak minoritas, dan memungkinkan berbagai kekuatan politik untuk berperan dalam mengelola transisi.

Menteri luar negeri Mesir mengutuk serangan Israel terhadap Suriah dengan menyebutnya sebagai "pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional."

Israel telah melancarkan perang genosida di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 44.800 korban, sebagian besar wanita dan anak-anak, sejak serangan oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas, pada 7 Oktober 2023.

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan bulan lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di Gaza.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Vladimir Petkovic Melawan...
Vladimir Petkovic Melawan Mantan
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
Berita Terkini
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved