Abu Ubaidah Ungkap Israel Secara Berulang Sengaja Membunuh Para Sandera di Gaza
Minggu, 15 Desember 2024 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Awal bulan ini, pada tanggal 7 Desember, media militer Brigade Al-Qassam merilis video lain yang memperlihatkan seorang tawanan Israel di Gaza berbicara langsung kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Dalam video tersebut, tawanan tersebut menuntut dibuatnya perjanjian segera untuk pembebasan tawanan tersebut.
Pada saat video tersebut dirilis, Matan Zangauker telah ditahan di Gaza selama 420 hari.
Dia menggambarkan kondisi yang memburuk dan kesehatan yang memburuk, mengungkapkan rasa takut akan keselamatannya dan nyawa para tawanan lainnya saat Israel terus melancarkan serangan tanpa henti ke Gaza.
Dalam video tersebut, Zangauker menuduh Netanyahu mengabaikan para tawanan dan melakukan kesalahan yang menyebabkan penderitaan mereka.
“Saya sekarat sedikit demi sedikit, dan setiap bagian dari diri saya mati… Kami hidup dengan sedikit makanan, air yang tidak dapat diminum, dan sedikit obat-obatan,” ujar dia, merinci kondisi kesehatan mereka yang memburuk akibat kebersihan yang buruk, yang mengakibatkan penyakit kulit dan iritasi.
Dalam video tersebut, tawanan tersebut menuntut dibuatnya perjanjian segera untuk pembebasan tawanan tersebut.
Pada saat video tersebut dirilis, Matan Zangauker telah ditahan di Gaza selama 420 hari.
Dia menggambarkan kondisi yang memburuk dan kesehatan yang memburuk, mengungkapkan rasa takut akan keselamatannya dan nyawa para tawanan lainnya saat Israel terus melancarkan serangan tanpa henti ke Gaza.
Dalam video tersebut, Zangauker menuduh Netanyahu mengabaikan para tawanan dan melakukan kesalahan yang menyebabkan penderitaan mereka.
“Saya sekarat sedikit demi sedikit, dan setiap bagian dari diri saya mati… Kami hidup dengan sedikit makanan, air yang tidak dapat diminum, dan sedikit obat-obatan,” ujar dia, merinci kondisi kesehatan mereka yang memburuk akibat kebersihan yang buruk, yang mengakibatkan penyakit kulit dan iritasi.
Lihat Juga :