Bak Lautan Manusia, Ini Salat Jumat Pertama Rakyat Suriah Tanpa Rezim Assad

Sabtu, 14 Desember 2024 - 07:59 WIB
loading...
Bak Lautan Manusia,...
Rakyat Suriah tunaikan salat Jumat pertama tanpa rezim Bashar al-Assad. Foto/Screenshot video The Independent
A A A
DAMASKUS - Ribuan warga Suriah menunaikan salat Jumat pertama mereka di Damaskus sejak rezim Bashar al-Assad tumbang. Usai salat, massa berbagai usia berkumpul di Alun-alun Umayyah, membuat tempat itu seperti lautan manusia.

Ahmed al-Sharaa, pemimpin kelompok “jihadis” Hayat Tahrir al-Sham (HTS), mendesak warga Suriah untuk turun ke jalan dalam rangka merayakan apa yang dia gambarkan sebagai momen penting dalam perjuangan yang sedang berlangsung melawan rezim Assad.

HTS menekankan pentingnya demonstrasi damai, mendesak para peserta untuk menahan diri dari menembakkan senjata ke udara dan memprioritaskan keselamatan dan keamanan komunitas mereka.

Seruan itu muncul di tengah-tengah kerusuhan yang terus berlanjut dan perubahan kesetiaan di Suriah dan Timur Tengah yang lebih luas.

Baca Juga: Aneh, Mengapa Pemberontak Anti-Rezim Assad Diam Saja saat Israel Menginvasi Suriah

Selama 13 tahun konflik yang panjang, warga Suriah menanggung kebrutalan rezim yang meningkatkan penindasannya terhadap perbedaan pendapat dengan tangan besi dan menewaskan ratusan ribu orang.
Bak Lautan Manusia, Ini Salat Jumat Pertama Rakyat Suriah Tanpa Rezim Assad

Foto/TNA

Tumbangnya rezim Assad pada hari Minggu lalu telah menjadi mercusuar harapan bagi banyak orang, yang memicu perayaan di seluruh negeri.

Saat kerumunan memenuhi Damaskus, nyanyian gembira bergema di jalan-jalan: "Suriah bebas! Rakyat menginginkan eksekusi Bashar!"

Suasananya penuh semangat, dipenuhi dengan campuran kegembiraan dan kesadaran akan masa depan yang tidak pasti yang ada di depan. Banyak orang di kerumunan menyuarakan impian tentang kebebasan dan keadilan, sementara yang lain menyuarakan ketakutan akan masa depan.

Dinasti Assad, yang memerintah Suriah selama lebih dari 50 tahun, telah meninggalkan warisan yang ternoda oleh kekerasan dan penganiayaan.

Pecahnya revolusi pada tahun 2011 disambut dengan penindasan yang kejam, saat rezim melepaskan artileri dan serangan udara tanpa pandang bulu terhadap warganya sendiri dalam upaya putus asa untuk mempertahankan kekuasaan.

Serangan baru-baru ini oleh HTS yang menyebabkan perebutan kota-kota besar Suriah dan berpuncak pada kejatuhan Assad, telah melepaskan gelombang optimisme.

Namun, di tengah kegembiraan itu, ada pengingat yang mengerikan dari masa lalu. Pembebasan tahanan politik telah mengungkap kondisi mengerikan dalam sistem penjara Suriah, yang menunjukkan tingkat kebrutalan rezim tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
100.000 Orang Salat...
100.000 Orang Salat Jumat Kedua Ramadan di Masjid Al-Aqsa meski Dibatasi Israel
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Kebakaran Hebat Pub...
Kebakaran Hebat Pub di Thailand, 27 Orang Tewas
Rekomendasi
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan SE Pembatasan Penggunaan Gawai di Sekolah
Berita Terkini
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Infografis
Jarang Diketahui, Ini...
Jarang Diketahui, Ini Cara Cepat Menurunkan Asam Urat Tanpa Obat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved