Apakah China Akan Ikut Perang Dunia III?

Kamis, 12 Desember 2024 - 14:41 WIB
loading...
A A A
Menurut Buku Putih Pertahanan China tahun 2019, PLARF berupaya untuk: meningkatkan kemampuan pencegahan dan serangan balik nuklir yang kredibel dan andal, memperkuat kekuatan serangan presisi jarak menengah dan jauh, dan meningkatkan kemampuan penyeimbang strategis, untuk membangun kekuatan roket yang kuat dan modern.

4. Memiliki Rudal Antar Benua yang Mampu Menjangkau AS

Saat ini, persenjataan ICBM Tiongkok terdiri dari sekitar 350 ICBM, yang mencakup peluncur tetap dan bergerak yang mampu meluncurkan kendaraan terpadu dan multipel. Beberapa sumber mengindikasikan rudal balistik DF-27 "jarak jauh" sedang dalam pengembangan, yang bisa jadi merupakan rudal balistik jarak menengah atau ICBM baru.

"Perkembangan ini menunjukkan bahwa PLARF bukan sekadar "penyedia" kemampuan militer utama, tetapi telah menjadi "sumber potensial pengaruh koersif" bagi Beijing, yang juga bertindak sebagai "simbol nyata" status kekuatan besar China," kata Jash.

Dari perspektif China, perkiraan yang berubah-ubah tentang apa yang membuat pencegah minimum yang kredibel menjadi penyebab variasi struktural dan ukuran kekuatan nuklir. Yang juga mendorong perubahan tersebut adalah lanskap keamanan yang terus berkembang dan tantangan asing yang dihadapi China.

"Kebijakan China yang sudah lama berlaku untuk mempertahankan pencegah nuklir yang kecil dan dapat bertahan tidak lagi memuaskan bagi China yang sedang bangkit," ujar Jash. Deng Xiaoping pernah menyatakan bahwa peningkatan kekuatan nuklir diperlukan "untuk memperoleh lebih banyak suara dan status internasional yang lebih tinggi dalam tatanan dunia yang akan datang".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Diancam Trump, Taiwan:...
Diancam Trump, Taiwan: Kita Adalah Negara Merdeka
Pertemuan Xi Jinping...
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Gagal Buat Terobosan Perang Iran, Ini 3 Faktanya
Bukan Pertama Kali,...
Bukan Pertama Kali, Delegasi Trump Buang Semua Hadiah dari China
Cerita di Balik Menlu...
Cerita di Balik Menlu AS Marco Rubio Pakai Nama China untuk Masuk Beijing karena Dikenai Sanksi
5 Pelajaran Penting...
5 Pelajaran Penting bagi China dari Perang AS Vs Iran, Salah Satunya Produksi 1 Miliar Drone
Demi Gencatan Dagang...
Demi Gencatan Dagang Berlanjut, China Beri Sinyal Terima Kenaikan Tarif AS
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved