Ukraina Serang Rusia dengan 6 Rudal Canggih ATACMS Amerika

Kamis, 12 Desember 2024 - 06:58 WIB
loading...
Ukraina Serang Rusia...
Ukraina serang lapangan terbang militer Rusia dengan 6 rudal canggih ATACMS pasokan Amerika Serikat pada Rabu (11/12/2024). Foto/via The Moscow Times
A A A
MOSKOW - Pasukan Ukraina menembakkan enam rudal canggih ATACMS buatan Amerika Serikat (AS) ke lapangan terbang militer di dekat kota Taganrog, Rusia selatan, pada hari Rabu.

Kementerian Pertahanan di Moskow mengonfirmasi serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.

Menurut kementerian tersebut, dua rudal ditembak jatuh, sementara empat lainnya terkena tindakan peperangan elektronik dan keluar jalur.

Serangan itu menimbulkan kerusakan kecil di lapangan terbang, dengan dua gedung administrasi dan sejumlah mobil terkena pecahan peluru.

Baca Juga: Langka, Rusia Akui Sistem Rudal S-400 Dihantam Misil ATACMS Amerika

Sejumlah prajurit Rusia yang tidak disebutkan jumlahnya terluka dalam serangan itu akibat pecahan rudal yang jatuh.

"Serangan oleh senjata jarak jauh Barat ini tidak akan dibiarkan begitu saja, dan tindakan yang tepat akan diambil," kata kementerian itu tanpa memberikan perincian lebih lanjut, sebagaimana dilansir Russia Today, Kamis (12/12/2024).

Sebelumnya, juga pada hari Rabu, pejabat Gubernur Wilayah Rostov Yury Slyusar mengatakan lokasi industri yang tidak disebutkan jumlahnya menjadi sasaran rentetan tembakan, dengan sekitar 15 mobil terbakar di tempat parkir.

Gambar yang beredar daring menunjukkan bagian pendorong rudal ATACMS tergeletak di jalan di Taganrog. Sementara militer Rusia belum menjelaskan lebih lanjut, rudal yang digunakan dalam serangan itu kemungkinan termasuk hulu ledak cluster, menurut gambar yang diambil dari tempat kejadian.

Bulan lalu, AS mengizinkan Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok Amerika, termasuk ATACMS, untuk menyerang target di wilayah Rusia yang diakui secara internasional.

Gedung Putih sebelumnya membatasi penggunaan senjata-senjata ini oleh Kyiv, dengan alasan kekhawatiran bahwa tindakan tersebut akan mengakibatkan eskalasi besar-besaran dengan Moskow.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa mengizinkan serangan-serangan ini akan mengubah secara drastis sifat konflik dan akan sama saja dengan keterlibatan langsung NATO.

Pada akhir November, Rusia menggunakan sistem rudal balistik hipersonik Oreshnik yang baru untuk pertama kalinya, menyerang pabrik rudal di kota Dnipro, Ukraina.

Saat itu, Putin mengatakan senjata baru itu dapat digunakan sebagai balasan terhadap rezim Kyiv jika serangan Ukraina terhadap Rusia dengan rudal jarak jauh yang disediakan Barat terus berlanjut, dengan target yang berpotensi mencakup pusat-pusat pengambilan keputusan Ukraina, serta fasilitas-fasilitas militer dan industri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Berita Terkini
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved