3 Alasan Rusia Setia Dukung Bashar al-Assad di Suriah

Selasa, 10 Desember 2024 - 15:46 WIB
loading...
A A A
Mengutip Mena Research Center, faktor Perang Dingin Soviet-Amerika Serikat (AS) berperan penting dalam penguatan hubungan Moskow dan Damaskus.

Sejak itu, pengaruh Rusia di Suriah terus tumbuh dan kedua negara sepakat menjajaki aliansi yang kuat.

Rusia membuktikan dukungannya ke Suriah saat menjadi sekutu utama pemerintahan Assad yang dilanda pemberontakan. Moskow dalam hal ini bahkan rela dikutuk oleh Amerika Serikat dan kekuatan Barat lain karena membantu rezim di sana.

2. Kepentingan Nasional Rusia


Dukungan Rusia di Suriah meningkat drastis setelah gerakan Arab Spring.

Salah satu momennya saat revolusi Libya menggulingkan Muammar Khadafi pada tahun 2011 yang dianggap melemahkan pengaruh Moskow di dunia Arab.

Singkatnya, Rusia memiliki hubungan jangka panjang dengan Libya dalam hal penjualan senjata. Setelah rezim Khadafi runtuh, Vladimir Putin terpaksa mulai mencari sekutu di tempat lain di kawasan tersebut.

Akhirnya, terpilih Suriah sebagai tempat baru "bisnis" senjata Moskow. Rusia setelahnya dikenal sebagai pemasok senjata yang signifikan bagi Damaskus.

Beberapa laporan bahwa menyebut sekitar 10% penjualan senjata global Rusia diarahkan ke Suriah dengan taksiran nilai hingga USD1,5 miliar. Penjualan ini dilaporkan mencakup amunisi, pesawat latih militer, sistem pertahanan udara, dan senjata anti-tank.

3. Menebar Pengaruh di Timur Tengah


Terlepas dari riwayat sejarahnya, Suriah dipandang sebagai sekutu penting di Timur Tengah, oleh Rusia. Maka, tak heran jika Moskow selama ini mempertahankan rezim Assad untuk tetap berkuasa di Damaskus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
Kemhan Gandeng Kemenkes...
Kemhan Gandeng Kemenkes Investigasi Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Berita Terkini
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved