Zionis Sangat Diuntungkan dengan Tumbangnya Assad, Berikut 4 Buktinya

Selasa, 10 Desember 2024 - 05:05 WIB
loading...
A A A
Pengerahan pasukan tersebut menandai perubahan kebijakan yang signifikan sebagai masuknya pasukan Israel secara terbuka pertama ke wilayah Suriah sejak perjanjian pelepasan pada tahun 1974 yang secara resmi mengakhiri perang terakhir antara Israel dan Suriah pada tahun 1973.

2. Perjanjian Pelepasan

Melansir Anadolu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengumumkan runtuhnya perjanjian pelepasan yang dipantau PBB, yang menetapkan zona penyangga antara Israel dan Suriah setelah pasukan Suriah menarik diri dari wilayah tersebut menyusul penggulingan Assad.

Ditandatangani pada tanggal 31 Mei 1974, perjanjian tersebut menetapkan penarikan Israel dari semua wilayah Gunung Hermon yang didudukinya selama Perang 1973 serta wilayah seluas sekitar 25 kilometer persegi (9,6 mil persegi) yang mencakup Quneitra dan lokasi lainnya.

Perjanjian tersebut menetapkan perbatasan saat ini antara Israel dan Suriah beserta pengaturan militer yang menyertainya, yang menciptakan dua garis pemisah -- Israel (biru) dan Suriah (merah) -- dengan zona penyangga di antara keduanya.

Perjanjian tersebut dipantau oleh United Nations Disengagement Observer Force (UNDOF), karena bertugas menjaga gencatan senjata antara Israel dan Suriah setelah perang Oktober 1973.

Sejak 1974, UNDOF telah berpatroli di zona penyangga antara zona yang dikuasai Israel dan Suriah.

Israel menduduki sebagian besar Dataran Tinggi Golan selama perang Timur Tengah 1967 dan kemudian mencaplok wilayah tersebut dalam tindakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Baca Juga: Pemerintahan Transisi Suriah Resmi Dibentuk, Dipimpin PM Mohammed al-Bashir

3. Zona militer tertutup

Tentara Israel juga memberlakukan zona militer tertutup di Dataran Tinggi Golan yang diduduki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
Denny Cagur Kenang Sosok...
Denny Cagur Kenang Sosok Temon: Senior yang Baik dan Berwawasan Luas
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Berita Terkini
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved