Negara-negara Eropa Sangat Takut Radikalisasi Berkembang di Suriah

Minggu, 08 Desember 2024 - 20:02 WIB
loading...
Negara-negara Eropa...
Negara0-negara di Eropa sangat takut radikalisasi berkembang di Suriah. Foto/X/@HussamHamoud
A A A
DAMASKUS - Menteri Luar Negeri Jerman menyebut jatuhnya pemimpin Suriah sebagai "kelegaan besar" bagi rakyat negara yang dilanda perang itu.

"Akhir rezim al-Assad merupakan kelegaan besar bagi jutaan orang di Suriah," kata Annalena Baerbock dalam serangkaian posting panjang di X, dilansir Al Jazeera. Dia menambahkan, "negara itu tidak boleh jatuh ke tangan kaum radikal lain, apa pun bentuknya".

Menteri luar negeri itu meminta pihak-pihak yang berkonflik untuk memenuhi tanggung jawab mereka terhadap semua warga Suriah dan mendesak perlindungan terhadap kaum minoritas.

Ia mengingatkan bahwa al-Assad "membunuh, menyiksa, dan menggunakan gas beracun terhadap penduduknya sendiri".

"Ia akhirnya harus bertanggung jawab atas ini," imbuhnya.

Baca Juga: Pemberontak Klaim Bashar Al Assad Sudah Tidak Memiliki Kekuasaan Apapun di Suriah

Sementara itu, Prancis menyambut baik berita jatuhnya al-Assad di Suriah dan menyerukan agar pertempuran segera berakhir di negara itu.

"Sekarang saatnya untuk bersatu di Suriah," kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, yang mendesak transisi politik yang damai.

Pernyataan itu juga memperingatkan terhadap "ekstremisme" di periode mendatang di Suriah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved