Pangeran Arab Saudi: Israel Lakukan Genosida di Gaza, Seret Netanyahu ke ICC!
Minggu, 08 Desember 2024 - 09:41 WIB
loading...
A
A
A
Pangeran Turki, yang juga merupakan mantan duta besar Saudi untuk AS, mengatakan "mandat kuat" Trump dari para pemilih Amerika dapat memungkinkannya untuk memberikan kenegarawanan yang sangat dibutuhkan di dunia.
"Negara-negara sahabat di kawasan ini berharap agar Trump meneruskan apa yang telah dia mulai sebelumnya, untuk membawa perdamaian dengan huruf kapital ke Timur Tengah," katanya.
"Sudah saatnya bagi Amerika, di bawah kepemimpinan Anda, untuk mengubah arah kawasan yang bermasalah ini," paparnya.
Selama pemerintahan pertama Trump, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko menandatangani Perjanjian Abraham yang mengakui Israel, sebuah pemutusan dengan konsensus Arab yang telah lama berlaku bahwa tidak boleh ada ikatan tanpa pembentukan Negara Palestina.
"Negara-negara sahabat di kawasan ini berharap agar Trump meneruskan apa yang telah dia mulai sebelumnya, untuk membawa perdamaian dengan huruf kapital ke Timur Tengah," katanya.
"Sudah saatnya bagi Amerika, di bawah kepemimpinan Anda, untuk mengubah arah kawasan yang bermasalah ini," paparnya.
Selama pemerintahan pertama Trump, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko menandatangani Perjanjian Abraham yang mengakui Israel, sebuah pemutusan dengan konsensus Arab yang telah lama berlaku bahwa tidak boleh ada ikatan tanpa pembentukan Negara Palestina.
(mas)
Lihat Juga :