Rekaman Langka Ungkap Jet Tempur Su-34 Rusia Lolos dari 3 Rudal Patriot AS

Minggu, 08 Desember 2024 - 09:06 WIB
loading...
Rekaman Langka Ungkap...
Rekaman audio langka mengungkap jet tempur Su-34 Rusia lolos dari 3 tembakan rudal Patriot AS di Ukraina. Foto/X @Navsteva
A A A
KYIV - Di tengah perang yang sedang berlangsung antara Ukraina dan Rusia, rekaman audio langka dari jet tempurMoskow yang lolos dari tiga tembakan rudal pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat (AS) telah muncul di media sosial.

Rekaman tersebut, yang pertama kali dibagikan di YouTube pada Juli,menunjukkanawak pesawat jet pengebom tempur Sukhoi Su-34 Rusia melakukan aksi luar biasa untuk menghindari ancaman.

Insiden tersebut terjadi di Ukraina, dekat Mariupol. Dalam rekaman audio tersebut, navigator terdengar memperingatkan pilot tentang beberapa peluncuran rudal dari baterai SAM (Rudal Permukaan-ke-Udara) Patriot.

Baca Juga: Rusia Klaim Su-57 Satu-satunya Jet Tempur Siluman yang Kalahkan Sistem Rudal Patriot AS

Rekaman tersebut muncul di X pada hari Jumat setelah seorang pengguna mencuit tentang audio yang mengerikan.

"Baru saja mendengarkan audio su-34 Rusia yang menghindari dua rudal Patriot. Harus diakui bahwa pilot Rusia terampil. Audio tersebut mengerikan dan napas berat yang Anda dengar hingga akhir video [yang hanya berisi suara pilot] tidak membantu membuat video tersebut tidak terlalu mengganggu," tulis pengguna tersebut, yang dilansir NDTV, Minggu (8/12/2024) .

Menurut keterangan pada unggahan YouTube, salah satu rudal Patriot meledak di dekat jet tempur Rusia tersebut. Pilotnya diketahui menggunakan nama pendek Andrei atau Andruha. Sedangkan navigatornya menggunakan nama pendek Viktor atau Vityok/Vitya.

Rekaman audio menangkap percakapan nyata antara komandan pilot Rusia dan navigator selama serangan. Dalam berkas audio, navigator terdengar memberi tahu pilot berulang kali untuk menghindari rudal.

"Ini adalah serangan terhadap pesawat pengebom Su-34 Rusia (tanda panggilan 754) dan beberapa peluncuran dari baterai SAM (Rudal Permukaan-ke-Udara) Patriot di atas Ukraina, dekat Mariupol. Su-34 sedang melakukan serangan ketika diserang oleh sistem Patriot Ukraina," tulis keterangan pada unggahan YouTube tersebut.

"Su-34 kemudian menghindari ancaman dengan menyeret dan mengarahkan rudal ke berbagai arah untuk menghabiskan energinya, namun rudal Patriot meledak di suatu tempat yang dekat dengan Su-34 dan merusak interkomnya—Pilot komandan dan navigator kesulitan untuk mendengar satu sama lain selama sisa serangan," imbuh keterangan dari unggahan tersebut.

Di media sosial, rekaman audio tersebut membuat pengguna tercengang. "Saya pikir lebih banyak penghargaan harus diberikan kepada pengendali darat yang dapat mendeteksi ping radar Patriot pada Su-34 dan melacak semua peluncuran," bunyi komentar salah satu pengguna X.

"Itu adalah audio yang sangat menarik, tetapi saya sangat yakin itu lebih karena keberuntungan daripada keterampilan," tulis pengguna X lainnya.

Militer Rusia belum berkomentar atas insiden serangan rudal buatan AS tersebut. Amerika dan Ukraina juga tidak berkomentar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Pemerintah Arab Saudi...
Pemerintah Arab Saudi Cuci Ka'bah Hari Ini, Gunakan Air Zamzam dan Wewangian
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Berita Terkini
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Infografis
Jet Tempur Su-27 Ukraina...
Jet Tempur Su-27 Ukraina Jatuh saat Duel Lawan Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved