Hamas Sebut Laporan Amnesty tentang Genosida Gaza Buktikan AS Terlibat

Jum'at, 06 Desember 2024 - 19:05 WIB
loading...
Hamas Sebut Laporan...
Spanduk pro-Palestina tergantung di pagar selama aksi mogok kerja di halaman Universitas Jagiellonian di Krakow, pada 11 Oktober 2024. Foto/Beata Zawrzel/Nur Photo
A A A
GAZA - Hamas menggambarkan laporan Amnesty International yang menuduh Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza sebagai pesan kepada dunia dan bukti yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Barat lainnya dalam tindakan negara pendudukan tersebut.

Gerakan perlawanan Palestina mengatakan laporan Amnesty International, ‘You Feel Like You Are Subhuman’: Israel’s Genocide Against Palestinians in Gaza’, berfungsi sebagai seruan baru kepada masyarakat internasional dan PBB untuk bertindak guna menghentikan genosida ini.

Laporan tersebut menyoroti lebih dari 400 hari kekejaman yang sedang berlangsung di Gaza dan mengkritik “tidak adanya tindakan, yang memalukan,” yang telah memungkinkan kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap warga Palestina terus berlanjut.

Hamas menunjukkan referensi laporan tersebut terhadap “keterlibatan Amerika Serikat dan negara-negara lain dalam genosida yang sedang berlangsung di Gaza” semakin menegaskan partisipasi aktif mereka dalam tindakan ini dan memberikan alasan tambahan untuk mengutuk.

Gerakan ini menyerukan peninjauan segera atas kebijakan AS dan negara lain yang berpihak pada "penjahat perang Zionis," dan menuduh mereka melanggar hukum internasional dan prinsip-prinsip kemanusiaan secara mencolok.

Pernyataan tersebut juga mendesak diakhirinya pasokan senjata kepada apa yang digambarkannya sebagai "tentara pendudukan fasis," yang dianggap bertanggung jawab atas serangan terhadap wanita, anak-anak, dan warga sipil yang tidak bersalah.

Gerakan ini mengimbau badan-badan peradilan internasional, khususnya Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Pidana Internasional (ICC), untuk mempertimbangkan laporan-laporan berulang dari organisasi-organisasi global dan PBB.

Hamas mendesak tindakan cepat untuk mengeluarkan putusan yang melindungi warga sipil, menghentikan genosida yang sedang berlangsung, dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin pendudukan Israel atas kejahatan mereka terhadap kemanusiaan.

Melibatkan Barat dalam genosida Israel, laporan Amnesty mengatakan, "Pemasok utama Israel, khususnya AS dan Jerman, terus mempersenjatai Israel dengan senjata, meskipun ada bukti bahwa senjata buatan AS telah digunakan oleh Israel dalam pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional dan hukum hak asasi manusia internasional."

Laporan itu juga menyoroti bagaimana AS dan negara-negara Barat juga menolak dan menyerang upaya Mahkamah Internasional (ICJ) dan Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) untuk menyelidiki tindakan Israel dan para pemimpinnya.

Amnesty memperingatkan, “Negara-negara yang terus mentransfer senjata ke Israel saat ini harus tahu mereka melanggar kewajiban mereka untuk mencegah genosida dan berisiko menjadi kaki tangan dalam genosida.”

Baca juga: Hizbullah Tawarkan Bantuan pada Suriah, Siap Perangi Pemberontak
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
Ibtihal Aboussad Dipecat...
Ibtihal Aboussad Dipecat Microsoft karena Menentang Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved