Taiwan: Militer China Memang Kuat, Tapi Belum Mampu Serang Kami

Selasa, 01 September 2020 - 05:02 WIB
loading...
Taiwan: Militer China...
Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, militer China terus mengalami peningkatan, tapi masih kekurangan kemampuan untuk melancarkan serangan penuh ke Taiwan. Foto/REUTERS
A A A
TAIPEI - Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, militer China terus mengalami peningkatan yang signifikan. Namun, kementerian itu menyebut, Beijing masih kekurangan kemampuan untuk melancarkan serangan penuh ke Taiwan.

Dalam laporan tahunannya tentang kecakapan militer China yang dikirim ke parlemen, Kementerian Pertahanan Taiwan menjabarkan skenario untuk tindakan China, termasuk blokade dan penyitaan pulau-pulau lepas pantai. ( Baca juga: Wan Hai Line Perbesar Kapasitas Muat Kapal untuk Layanan Rute TP I)

Dilaporkan bahwa militer China terus mendedikasikan dirinya untuk memperkuat latihan serangan langsung, membangun kekuatannya untuk jenis pertempuran baru dan mengembangkan teknologi, dan senjata yang canggih.

"Tetapi mengenai operasi taktik dan strategi terhadap Taiwan, itu masih dibatasi oleh lingkungan geografis alami Selat Taiwan, dan peralatan pendaratan serta kemampuan logistiknya tidak mencukupi. Itu masih belum memiliki kemampuan tempur formal untuk sepenuhnya menyerang Taiwan," bunyi dokumen tersebut, seperti dilansir Reuters pada Selasa (1/9/2020).

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, pihaknya terus memperhatikan ancaman China, baik aktual maupun verbal dan meskipun tidak mencari perang, mereka juga tidak takut akan hal itu. ( Baca juga: Kerja Sama Ekonomi RI-Taiwan Prospektif )

Sementara itu, untuk mengantisipasi aksi militer China, Presiden Taiwan, Tsai Ing-wen sendiri diketahui telah memprioritaskan memperkuat pertahanan Taiwan, membangun industri pertahanan dalam negerinya dan membeli lebih banyak peralatan dari Amerika Serikat (AS).
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved