Kapal Perang Rusia Tembaki Helikopter Jerman, Picu Ketakutan Pecahnya Perang Dunia III
Kamis, 05 Desember 2024 - 11:40 WIB
loading...
Kapal perang Rusia tembaki helikopter Angkatan Darat Jerman yang sedang dalam misi pengintaian di atas Laut Baltik. Ini bisa memicu Perang Dunia III. Foto/The Mirror
A
A
A
BRUSSELS - Sebuah kapal perang Rusia telah menembaki helikopter Angkatan Darat Jerman saat menjalankan misi pengintaian di atas Laut Baltik yang dijuluki "Danau NATO".
Media-media Barat, termasuk Daily Mirror, menyuarakan ketakutan bahwa insiden itu bisa memicu Perang Dunia III.
Awak kapal perang Rusia menembakkan amunisi sinyal ke helikopter militer, menurut laporan Germany Press Agency (GPA) yang berbasis di Brussels. Laporan itu menegaskan bahwa helikopter Bundeswehr tersebut sedang dalam penerbangan pengintaian.
Laporan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan dalam beberapa minggu terakhir antara Kremlin dan negara-negara NATO setelah rudal Inggris dan Amerika Serikat (AS) digunakan oleh Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia Rusia.
Baca Juga: Eks Jenderal AS Desak Penggulingan Presiden Biden untuk Cegah Perang Dunia III
Presiden Rusia Vladimir Putin sejak itu telah memperingatkan bahwa Moskow dan NATO sekarang bisa "terlibat langsung" dalam konflik Ukraina.
Media-media Barat, termasuk Daily Mirror, menyuarakan ketakutan bahwa insiden itu bisa memicu Perang Dunia III.
Awak kapal perang Rusia menembakkan amunisi sinyal ke helikopter militer, menurut laporan Germany Press Agency (GPA) yang berbasis di Brussels. Laporan itu menegaskan bahwa helikopter Bundeswehr tersebut sedang dalam penerbangan pengintaian.
Laporan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan dalam beberapa minggu terakhir antara Kremlin dan negara-negara NATO setelah rudal Inggris dan Amerika Serikat (AS) digunakan oleh Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia Rusia.
Baca Juga: Eks Jenderal AS Desak Penggulingan Presiden Biden untuk Cegah Perang Dunia III
Presiden Rusia Vladimir Putin sejak itu telah memperingatkan bahwa Moskow dan NATO sekarang bisa "terlibat langsung" dalam konflik Ukraina.
Lihat Juga :