Miliarder Truong My Lan Harus Bayar Rp175 Triliun atau Dieksekusi Mati

Selasa, 03 Desember 2024 - 15:16 WIB
loading...
A A A
Lan dihukum pada bulan April atas tuduhan menggelapkan USD12,3 miliar dari Saigon Commercial Bank. Dia juga dinyatakan bersalah karena menyuap pejabat pemerintah dan melanggar aturan pinjaman bank.

Lan menerima hukuman seumur hidup tambahan setelah persidangan kedua pada bulan Oktober atas tuduhan termasuk pencucian uang dan penipuan obligasi senilai USD1,2 miliar.

Ribuan pemegang obligasi melihat investasi mereka hampir musnah karena penerbitan yang terkait dengan kerajaan propertinya menjadi tidak berharga. Beberapa dari mereka muncul di pengadilan untuk menuntut keadilan dan uang mereka dibayar kembali.

Tindakan keras antikorupsi pemerintah, yang dikenal sebagai kampanye "tungku pembakar", telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam telah berjanji untuk "dengan tegas" melanjutkan dorongan agresif yang telah menyentuh semua aspek masyarakat dan menyebabkan penahanan sejumlah pejabat senior dan eksekutif bisnis.

Pada Jumat pekan lalu, mantan pimpinan perusahaan minyak dijatuhi hukuman penjara selama 30 tahun setelah dinyatakan bersalah mengawasi skema penipuan yang menyebabkan kerugian negara hampir USD60 juta, dan menyuap pejabat untuk menutupinya. Salah satu dari mereka yang dinyatakan bersalah menerima suap dijatuhi hukuman penjara selama 28 tahun.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
Lagi, Wakil Menteri...
Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Wakil Menteri Sembunyikan...
Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Senilai Rp361 Miliar di Dalam Galon Air Minum
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Kebakaran Bar Bangkok...
Kebakaran Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 23 Selasa: Erika Sengaja Datang ke Klinik Bukan untuk Berobat
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Berita Terkini
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved