Bashar Al-Assad Terancam Lengser, Pemberontak Kuasai Setengah Wilayah Aleppo

Sabtu, 30 November 2024 - 14:29 WIB
loading...
A A A
Sejumlah kelompok bersenjata yang menentang pemerintah Assad - termasuk para jihadis - memanfaatkan kekacauan tersebut untuk merebut sebagian besar wilayah.

Pemerintah Suriah - dengan bantuan Rusia dan sekutu lainnya - kemudian merebut kembali sebagian besar wilayah yang telah hilang.

Idlib, benteng pertahanan oposisi terakhir yang tersisa, sebagian besar dikuasai oleh HTS, tetapi faksi pemberontak yang didukung Turki dan pasukan Turki juga bermarkas di sana.

Pesawat Suriah dan Rusia melakukan 23 serangan udara di dekat Idlib pada hari Jumat, menurut SOHR.

Kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, yang menggunakan jaringan sumber di lapangan di Suriah, mengatakan empat warga sipil tewas dan 19 lainnya terluka dalam serangan Rusia.

Militer Rusia mengatakan telah mengebom "pasukan ekstremis", menurut kantor berita Rusia.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan dukungannya bagi "pemerintah Suriah untuk segera memulihkan ketertiban" dan mengatakan kedaulatan negara itu sedang diserang.

Pada hari Jumat, sebuah pernyataan yang diunggah di saluran yang berafiliasi dengan pemberontak mengatakan: "Pasukan kami telah mulai memasuki kota Aleppo."

Video yang diverifikasi oleh BBC menunjukkan orang-orang bersenjata berlari di jalan sekitar tujuh kilometer (4,3 mil) dari benteng abad pertengahan Aleppo di pusat kota.

Klip lain yang diverifikasi oleh BBC menunjukkan sekelompok besar orang yang membawa barang bawaan berjalan menjauh dari area dekat Universitas Aleppo. Video itu direkam sejauh 3 km dari lokasi tempat media yang berafiliasi dengan HTS mengklaim pasukan pemberontak telah memasuki kota.

Warga Aleppo, Sarmad, mengatakan kepada AFP bahwa ia dapat mendengar "suara rudal dan tembakan artileri sepanjang waktu".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved