Bersih-bersih Militer, Dong Jun Jadi Menhan China Ketiga Terjerat Skandal Korupsi

Rabu, 27 November 2024 - 14:43 WIB
loading...
Bersih-bersih Militer,...
Don Jun jadi menhan China ketiga yang terjerat skandal korupsi. Foto/X/@Kanthan2030
A A A
BEIJING - Menteri Pertahanan China Dong Jun telah diselidiki sebagai bagian dari penyelidikan antikorupsi yang luas.

Financial Times (FT) melaporkan hal tersebut mengutip pejabat AS saat ini dan mantan pejabat. Jika laporan FT dikonfirmasi, Dong akan menjadi menteri pertahanan China ketiga yang menjabat atau mantan menteri pertahanan yang diselidiki atas dugaan korupsi.

Reuters dan AFP telah meminta komentar dari Kementerian Luar Negeri China.

Militer China telah menjalani pembersihan antikorupsi besar-besaran sejak tahun lalu, dengan sembilan jenderal Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dan sedikitnya empat eksekutif industri pertahanan kedirgantaraan dikeluarkan dari badan legislatif nasional hingga saat ini.

Dong, mantan kepala Angkatan Laut PLA, diangkat menjadi menteri pertahanan pada Desember 2023. Pendahulunya, Li Shangfu, dicopot setelah tujuh bulan menjabat.

Sebagai menteri pertahanan, Dong bertanggung jawab atas diplomasi militer China dengan negara-negara lain. Ia mengawasi pencairan baru-baru ini dalam hubungan militer-ke-militer AS-China, dengan kedua negara mengadakan pembicaraan tingkat komandan untuk pertama kalinya pada bulan September.

Namun, ia menolak bertemu dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin minggu lalu selama pertemuan para menteri pertahanan di Laos – dengan alasan tindakan AS atas Taiwan – sebuah langkah yang menurut kepala Pentagon itu sangat disayangkan.

Menteri pertahanan China secara tradisional telah menjadi anggota Komisi Militer Pusat (CMC) yang beranggotakan enam orang, yang dipimpin oleh Presiden China Xi Jinping, dan Dewan Negara, badan eksekutif setingkat Kabinet China.

Namun, Dong tidak dipromosikan ke CMC, badan militer tingkat tertinggi China, selama sidang pleno Partai Komunis awal tahun ini, di mana perombakan personel biasanya diumumkan.

Ia juga tidak diangkat ke Dewan Negara selama perombakan pemerintahan pada bulan Maret.

Baca Juga: Gencatan Senjata Israel dan Hizbullah Mulai Berlaku, Belum Ada Pelanggaran

Pada bulan Juni tahun ini, dilaporkan bahwa Li dan pendahulunya Wei Fenghe dipecat dari Partai Komunis China karena "pelanggaran disiplin yang serius", menggunakan eufemisme untuk korupsi.

Li diduga menerima "sejumlah besar uang" sebagai suap serta menyuap orang lain, demikian dilaporkan kantor berita pemerintah Xinhua.

Melansir Channel News Asia, Wei menghilang dari pandangan publik sejak ia digantikan pada bulan Maret 2023 selama perombakan Kabinet yang direncanakan.

Ia menjabat sebagai menteri pertahanan dari tahun 2018 hingga 2023 dan kepala Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat yang strategis dari tahun 2015 hingga 2017.

Beijing telah memperketat tindakan keras terhadap dugaan korupsi di angkatan bersenjata selama setahun terakhir, dengan Presiden Xi Jinping bulan ini memerintahkan militer untuk memberantas korupsi dan memperkuat "kesiapan perang" mereka.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Berita Terkini
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved