5 Negara NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak, AS Miliki 1,3 Juta Personel Aktif

Senin, 25 November 2024 - 14:45 WIB
loading...
5 Negara NATO dengan...
Dari lima negara NATO dengan jumlah terbanyak, AS berada di urutan teratas dengan memiliki lebih dari 1,3 juta personel aktif. Foto/US Army
A A A
WASHINGTON - Ada lima negara NATO dengan jumlah tentara terbanyak. Amerika Serikat (AS) sebagai pimpinan blok ini berada di urutan teratas dengan memiliki 1,3 juta personel aktif.

NATO (North Atlantic Treaty Organization) adalah aliansi pertahanan yang awalnya dibentuk untuk melawan Uni Soviet. Namun, setelah Soviet runtuh, aliansi ini masih terus hidup dan bahkan melakukan ekspansi keanggotaan.

Hingga 2024, aliansi tersebut sudah memiliki 32 negara anggota. Semuanya berkomitmen pada tujuan menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Atlantik Utara.

Salah satu elemen utama dalam menjaga stabilitas tersebut adalah kekuatan militer, yang dipengaruhi oleh jumlah personel militer yang dimiliki oleh masing-masing negara.

Baca Juga: Tak Berdaya Melawan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia, Ukraina dan NATO Akan Rapat Darurat

5 Negara NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak

1. Amerika Serikat


Jumlah Tentara: 1.347.000 personel aktif.

Amerika tercatat dengan negara dengan kekuatan militer terbesar di NATO dan di dunia.

Selain memiliki lebih dari 1,3 juta personel aktif, Amerika juga memiliki lebih dari 800.000 personel cadangan.

Kekuatan militer AS didukung oleh anggaran pertahanan terbesar di dunia, yang memungkinkan mereka memiliki berbagai jenis pasukan yang sangat canggih, termasuk Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan pasukan maritim khusus.

Anggaran pertahanan AS lebih dari USD800 miliar per tahun, yang membuat mereka menjadi kekuatan militer yang sangat dominan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Fasilitas Baru Arab...
Fasilitas Baru Arab Saudi, Umrah Berkali-kali dalam Setahun Cukup Ajukan Visa 1 Kali
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved