Jenderal Rusia dan 500 Tentara Korut Diklaim Tewas Diserang Rudal Storm Shadow Inggris
Minggu, 24 November 2024 - 11:11 WIB
loading...
A
A
A
Rusia mengakui rudal Storm Shadow telah menyerang wilayahnya, namun tidak mengonfirmasi klaim tewasnya seorang jenderal dan ratusan tentara Korut.
Pemerintah Inggris belum mengonfirmasi apakah mereka mengizinkan penggunaan rudal Storm Shadow oleh Ukraina, di mana pasokan amunisi yang sebelumnya diberikan kepada negara tersebut dijual dengan ketentuan bahwa senjata itu hanya boleh ditembakkan di wilayah Ukraina.
Dalam pernyataan terbaru kepada Parlemen, Perdana Menteri (PM) Inggris Sir Keir Starmer menolak beberapa kali untuk membantah laporan bahwa pejabat Inggris telah mengizinkan penggunaan rudal tersebut dalam serangan 20 November.
Namun, dia memberi tahu anggota Parlemen bahwa Ukraina memiliki hak yang jelas untuk membela diri.
“Dukungan Inggris untuk Ukraina selalu untuk membela diri. Dukungan tersebut proporsional, terkoordinasi, dan tangkas, serta merupakan respons terhadap tindakan Rusia sendiri, dan sesuai dengan hukum internasional. Berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, Ukraina memiliki hak yang jelas untuk membela diri terhadap serangan ilegal Rusia,” katanya.
Pemerintah Inggris belum mengonfirmasi apakah mereka mengizinkan penggunaan rudal Storm Shadow oleh Ukraina, di mana pasokan amunisi yang sebelumnya diberikan kepada negara tersebut dijual dengan ketentuan bahwa senjata itu hanya boleh ditembakkan di wilayah Ukraina.
Dalam pernyataan terbaru kepada Parlemen, Perdana Menteri (PM) Inggris Sir Keir Starmer menolak beberapa kali untuk membantah laporan bahwa pejabat Inggris telah mengizinkan penggunaan rudal tersebut dalam serangan 20 November.
Namun, dia memberi tahu anggota Parlemen bahwa Ukraina memiliki hak yang jelas untuk membela diri.
“Dukungan Inggris untuk Ukraina selalu untuk membela diri. Dukungan tersebut proporsional, terkoordinasi, dan tangkas, serta merupakan respons terhadap tindakan Rusia sendiri, dan sesuai dengan hukum internasional. Berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, Ukraina memiliki hak yang jelas untuk membela diri terhadap serangan ilegal Rusia,” katanya.
Lihat Juga :