Ingin Palsukan Sejarah, Arkeolog dan Tentara Israel Malah Tewas di Lebanon Selatan
Sabtu, 23 November 2024 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Al-Murtada mengatakan Erlich memasuki kota Shama di Lebanon selatan, bersenjata dan dikawal oleh pasukan Israel, untuk memeriksa tempat suci Nabi Shamoun dan secara keliru mengklaim tempat itu adalah "warisan Israel".
Dia menekankan, “Kedatangan Erlich di situs sejarah tersebut menegaskan sekali lagi sifat ekspansionis agresif dari entitas (Israel) melalui pendudukan tanah, sejarah, dan warisan Lebanon."
"Sejarah Israel yang dituduhkan di tanah kami tidak lebih dari sekadar mitos yang tidak ada hubungannya dengan kebenaran sejarah yang sebenarnya," tegas Menteri Lebanon tersebut.
Menurut media Israel, Erlich adalah pemukim terkenal yang tinggal di pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki.
Harian Israel, Yedioth Ahronoth, mengatakan arkeolog Israel itu sedang dalam misi untuk memeriksa benteng kuno di Lebanon selatan.
Dia menekankan, “Kedatangan Erlich di situs sejarah tersebut menegaskan sekali lagi sifat ekspansionis agresif dari entitas (Israel) melalui pendudukan tanah, sejarah, dan warisan Lebanon."
"Sejarah Israel yang dituduhkan di tanah kami tidak lebih dari sekadar mitos yang tidak ada hubungannya dengan kebenaran sejarah yang sebenarnya," tegas Menteri Lebanon tersebut.
Menurut media Israel, Erlich adalah pemukim terkenal yang tinggal di pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki.
Harian Israel, Yedioth Ahronoth, mengatakan arkeolog Israel itu sedang dalam misi untuk memeriksa benteng kuno di Lebanon selatan.
Lihat Juga :