Profil Calon Menlu AS Marco Rubio yang Dijuluki sebagai Trump Bertangan Kecil

Minggu, 24 November 2024 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Rubio sebelumnya telah membela hak Israel untuk melakukan operasi darat di Rafah meskipun ada putusan darurat oleh Mahkamah Internasional agar Israel menghentikan serangan, dengan alasan "risiko besar" bagi penduduk Palestina. Ia membandingkan operasi Israel dengan pengejaran Adolf Hitler selama Perang Dunia II.

Namun pada bulan April, Rubio mengindikasikan bahwa ia telah beralih dari dukungan tanpa batas untuk perang asing – yang lebih sejalan dengan pendekatan Trump terhadap kebijakan luar negeri – ketika ia memberikan suara menentang paket yang menyediakan dana darurat untuk Israel, dengan alasan bahwa kesepakatan itu seharusnya juga mencakup uang untuk penegakan hukum perbatasan AS.

6. Putra Imigran Kuba

Melansir Al Jazeera, Rubio, putra imigran Kuba, tampaknya telah beralih ke pendekatan yang lebih populis tentang imigrasi.

Musgrave mengatakan bahwa di awal kariernya, Rubio “merupakan kekuatan yang berusaha mengubah Partai Republik agar lebih terbuka terhadap imigrasi, lebih terbuka terhadap keberagaman”.

Sebagai anggota DPR Florida pada tahun 2003, Rubio telah menjadi salah satu sponsor DREAM Act, yang akan memungkinkan mahasiswa imigran tidak berdokumen untuk menerima status penduduk tetap jika mereka memenuhi kriteria tertentu.

Ketika Rubio menjadi juru bicara DPR Florida pada tahun 2006, ia menghentikan reformasi imigrasi yang akan menindak tegas migran tidak berdokumen.

Setelah terpilih sebagai senator AS pada tahun 2010, ia mulai mengambil sikap yang lebih keras terhadap imigrasi, tetapi sikapnya tetap jauh lebih lunak daripada kebijakan garis keras Trump terhadap imigrasi. Misalnya, pada tahun 2016, Rubio menyatakan bahwa deportasi massal jutaan migran tidak berdokumen bukanlah "kebijakan yang realistis".

Namun sekarang, kata Musgrave, Rubio telah beralih ke sikap yang lebih "anti-imigran, pro-imigran legal yang sejalan dengan basis politiknya dan kebijakan Presiden Trump".

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, Rubio telah membela beberapa retorika Trump yang lebih populis, termasuk komentarnya bahwa imigran "meracuni darah negara kita".

"Itu adalah pepatah yang dia [Trump] gunakan, tetapi tidak ada hubungannya dengan ras," kata Rubio dalam sebuah wawancara TV berbahasa Spanyol, seraya menambahkan: "Negara ini terancam oleh masuknya orang-orang ini, yang sekarang kita tahu bahkan termasuk penjahat dan teroris."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved