Jaksa ICC Serukan Kerja Sama Terkait Surat Perintah Penangkapan Netanyahu

Jum'at, 22 November 2024 - 19:01 WIB
loading...
Jaksa ICC Serukan Kerja...
Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan. Foto/anadolu
A A A
DEN HAAG - Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan mendesak negara-negara anggota untuk memenuhi kewajiban mereka berdasarkan Statuta Roma menyusul dikeluarkannya surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant.

“Kami mengandalkan kerja sama semua pihak dalam Statuta Roma untuk melaksanakan surat perintah ini,” ujar Khan.

Dia mengungkapkan kekhawatiran besar atas meningkatnya kekerasan dan menyusutnya bantuan kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat, menurut laporan jaringan berita Al Jazeera.

Sebelumnya pada hari itu, ICC mengonfirmasi surat perintah tersebut, menuduh Netanyahu dan Gallant melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terkait dengan konflik Gaza sejak Oktober 2023.

ICC mengklarifikasi surat perintah tersebut diklasifikasikan sebagai “rahasia” untuk melindungi saksi dan memastikan integritas investigasi yang sedang berlangsung.

Namun, ICC merilis beberapa detail, dengan menyatakan, “Mengingat perilaku yang mirip dengan apa yang dibahas dalam surat perintah penangkapan tampaknya sedang berlangsung.”

Lebih lanjut, ICC menekankan pentingnya memberi tahu para korban dan keluarga mereka tentang keberadaan surat perintah ini.

Munculnya surat perintah itu disambut gembira banyak pihak yang selama ini menunggu langkah dunia untuk menangkap Netanyahu dan Gallant.

Baca juga: Sekjen PBB Dukung Surat Perintah Penangkapan ICC untuk Netanyahu dan Gallant
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
China Uji Coba Rudal...
China Uji Coba Rudal Nuklir dari Kapal Selam, AS hingga Australia Panik
19 Orang Tewas dalam...
19 Orang Tewas dalam Kerusuhan Penjara di Sri Lanka, Diduga Dipicu Perebutan Kendali Narkoba
Rekomendasi
Padukan Sport Science...
Padukan Sport Science dan Karakter, Alumni S2 IKESOR FK Unair Tembus Sepak Bola Internasional
100 Jenama Indonesia...
100 Jenama Indonesia Unjuk Gigi di MASA Singapore 2026, Astra Dorong Kolaborasi Bersama
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Berita Terkini
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Infografis
Segera Tetapkan Surat...
Segera Tetapkan Surat Perintah Penangkapan Netanyahu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved