IDF Terbitkan 1.100 Surat Perintah Penangkapan bagi Penghindar Wajib Militer Yahudi Ultra-Ortodoks

Kamis, 21 November 2024 - 18:45 WIB
loading...
IDF Terbitkan 1.100...
Kaum Yahudi Haredim berunjuk rasa mengecam Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz yang menyetujui keputusan militer merekrut 7.000 orang Yahudi Ultra-Ortodoks (Haredi) ke dalam militer, di Bnei Brak, Israel pada 17 November 2024. Foto/Mostafa Alkharouf/An
A A A
TEL AVIV - Pasukan Israel (IDF) menerbitkan lebih dari seribu seratus surat perintah penangkapan bagi para penganut Yahudi ultra-Ortodoks yang mengabaikan perintah wajib militer.

Seorang perwira senior angkatan darat Israel mengatakan hal itu kepada anggota Knesset pada hari Rabu (20/11/2024).

The Times of Israel telah melaporkan kepala Divisi Perencanaan dan Manajemen Personel Direktorat Personalia IDF menjelaskan angkatan darat telah menerbitkan 3.000 perintah wajib militer kepada anggota komunitas Yahudi ultra-Ortodoks selama musim panas, tetapi banyak dari mereka tidak muncul.

“Dari 3.000 orang ultra-Ortodoks yang menerima perintah (wajib militer), 1.126 orang telah diberi surat perintah penangkapan bagi mereka yang tidak melapor kepada perintah pertama dan kedua. Setelah itu, mereka akan menerima panggilan untuk perekrutan segera, dan siapa pun yang tidak datang (ke pusat induksi) akan dinyatakan sebagai (penghindar wajib militer),” ungkap Jenderal Shay Taib mengatakan kepada anggota Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset.

Di Israel, para penghindar wajib militer menerima "perintah larangan keluar" yang melarang mereka meninggalkan negara itu dan mereka terancam ditangkap.

Polisi Militer Israel tidak berencana untuk benar-benar melakukan penangkapan terhadap mereka yang tidak datang ke pusat induksi, tetapi menunggu hingga mereka dinyatakan sebagai penghindar wajib militer dan menyerahkannya kepada petugas penegak hukum.

Pemimpin oposisi Israel Yair Lapid telah meminta Menteri Pertahanan Yisrael Katz untuk mengarahkan tentara agar segera mengeluarkan 7.000 perintah wajib militer tambahan kepada orang-orang Yahudi ultra-Ortodoks yang berusia cukup untuk dinas militer, dan untuk meningkatkan tindakan terhadap mereka yang tidak datang untuk dinas.

Militer kolonial Israel mengatakan mereka membutuhkan 10.000 tentara baru untuk operasi tempur, tetapi tidak akan dapat merekrut lebih dari 3.000 tentara ultra-Ortodoks tahun ini karena "kebutuhan tambahan" mereka.

Militer telah merekrut sekitar 1.800 orang Yahudi ultra-Ortodoks setiap tahunnya.

Angka tersebut berarti hanya 4.800 dari lebih dari 60.000 pria ultra-Ortodoks yang memenuhi syarat akan wajib militer.

Angka itu telah lama dianggap tidak mencukupi oleh ketua komite dan anggota parlemen dari Partai Likud Yuli Edelstein.

Baca juga: Sampah Usang, Banyak Rudal ATACMS yang Dikirim AS ke Ukraina Kedaluwarsa pada 2015
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Berita Terkini
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved