Ubah Doktrin Rusia, Akankah Putin Nekat Gunakan Bom Nuklir? Ini Analisisnya

Kamis, 21 November 2024 - 09:03 WIB
loading...
A A A
Pada September lalu, pasukan nuklir Rusia menghadapi kemunduran ketika sebuah rudal balistik antarbenua, yang pernah digambarkan Putin sebagai tak terhentikan, meledak di silonya selama peluncuran uji coba, menciptakan kawah selebar sekitar 60 meter di silo peluncuran rudal di Kosmodrom Plesetsk di Rusia utara. RS-28 Sarmat, yang disebut rudal Setan II di Barat, adalah salah satu "senjata super" yang diperkenalkan Putin pada tahun 2018.

Meskipun Presiden AS Joe Biden sebelumnya telah menyatakan bahwa ancaman nuklir Rusia serius, peringatan berulang kali Putin tanpa tindak lanjut telah mengurangi dampak dari kata-katanya.

NATO secara konsisten menyatakan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan Rusia bersiap untuk menggunakan senjata nuklirnya.

Peringatan akan perang nuklir dari pejabat Moskow, khususnya dari Dmitry Medvedev—mantan perdana menteri dan presiden Rusia, yang sekarang menjadi wakil kepala dewan keamanan nasional—sebagian besar dilihat oleh Barat sebagai upaya untuk mencegah NATO mendukung Ukraina, alih-alih ancaman serius yang sebenarnya.

Meski demikian, Washington tetap berhati-hati tentang risiko eskalasi.

Pada Agustus lalu, John Kirby, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, mengatakan bahwa Amerika selalu khawatir tentang kemungkinan konflik di Ukraina dapat meningkat dan menyebar ke seluruh Eropa.

Dalam beberapa tahun terakhir, pembicaraan tentang senjata nuklir telah menjadi begitu umum di Rusia sehingga mungkin lebih mudah, secara mental, bagi mereka untuk mempertimbangkan untuk benar-benar menggunakannya.

Ada juga kekhawatiran tentang kondisi mental Putin. Gleb Pavlovsky, mantan penasihat Kremlin yang meninggal tahun lalu, mengatakan setelah perang Ukraina dimulai bahwa pola pikir Putin memburuk selama masa kekuasaannya. Pavlovsky mengatakan Putin sekarang "bereaksi terhadap gambaran di kepalanya sendiri".

Dari sudut pandang Barat, tidak masuk akal bagi Rusia untuk menggunakan senjata nuklir. Senjata nuklir taktis, yang memiliki jangkauan lebih pendek dan daya lebih rendah, akan menyebabkan kerusakan besar tetapi tidak akan serta-merta memberi Putin kemenangan cepat.

Menggunakan senjata nuklir strategis, yang dapat menghancurkan seluruh kota, hampir pasti akan memicu respons besar dari Barat dan bahkan dapat menyebabkan Perang Dunia III.

Putin mungkin tidak peduli dengan kehidupan warga sipil Ukraina, tetapi apakah Dia benar-benar bersedia untuk menghukum anak-anaknya sendiri—yang keberadaannya terungkap bulan ini—untuk menghabiskan bertahun-tahun di bunker nuklir jauh di Siberia?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Prancis di Persimpangan...
Prancis di Persimpangan Mimpi dan Trauma
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved