Rusia Janji Beri Respons Nyata Jika Diserang Rudal Canggih ATACMS AS

Selasa, 19 November 2024 - 07:12 WIB
loading...
A A A
Keputusan Biden untuk mencabut larangan tersebut merupakan momen penting dalam perang Rusia-Ukraina, yang menandai hari ke-1.000 pada hari Selasa.

Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022.

Moskow kini telah mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur Ukraina karena kedua belah pihak tampaknya telah mencapai jalan buntu di medan perang.

Keputusan AS tersebut juga menyusul kedatangan lebih dari 10.000 tentara Korea Utara di wilayah Kursk Rusia, tempat pasukan Ukraina merebut dan menguasai sebagian kecil wilayah tersebut. Pasukan Korea Utara datang untuk membantu pasukan Rusia.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengindikasikan bahwa mungkin tidak akan ada pengumuman resmi mengenai keputusan AS. "Rudal-rudal itu akan berbicara sendiri," katanya.

Ukraina mungkin akan menggunakan ATACMS di Kursk terlebih dahulu, bahkan beberapa laporan menunjukkan bahwa AS mungkin telah membatasi penggunaannya di sana sebagai sinyal kepada Korea Utara untuk berhenti mengirim bantuan ke Rusia dan juga sebagai sinyal kepada Moskow sendiri.

Persetujuan Biden terhadap pengunaan rudal jarak jauh oleh Ukraina— yang mungkin akan diikuti oleh otorisasi serupa oleh Inggris dan Prancis—dipandang di Barat sebagai cara untuk memberi sinyal kepada pemimpin Rusia Vladimir Putin bahwa dia tidak dapat memenangkan perang Ukraina secara militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Selidiki...
Polda Metro Jaya Selidiki Meninggalnya Sutrimo di Kebayoran Baru, Ada Apa?
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Berita Terkini
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved