Analis: Iran Bertanggung Jawab atas Kesepakatan Normalisasi UEA-Israel

Senin, 31 Agustus 2020 - 02:35 WIB
loading...
Analis: Iran Bertanggung...
Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Iran memikul tanggung jawab atas rekonsiliasi antara Israel dan Uni Emirat Arab (UEA), dalam banyak hal. Hal itu diungkapkan oleh analis asal Amerika Serikat (AS), Dennis Ross.

“Mereka (negara Arab dan Israel) melihat ancaman yang sama. Banyak negara bagian di Jazirah Arab melihat ancaman (dari) Iran dan mereka tidak melihat ancaman dari Israel. Jadi, Israel menjadi semacam mitra alami," ucap Ross, seperti dilansir Al Arabiya.

(Baca: Israel Berharap Penandatangan Normalisasi Hubungan dengan UEA Digelar September )

Awal bulan ini, Israel dan UEA mengumumkan bahwa mereka akan menormalkan hubungan diplomatik. Di bawah perjanjian tersebut, yang ditengahi oleh Presiden AS, Donald Trump, Israel setuju untuk menangguhkan rencana pencaplokan wilayah Tepi Barat yang diduduki.

Ross menyatakan bahwa masalah Palestina menjadi kurang penting di kawasan itu, dengan mengatakan bahwa ini kareana negara lain melihat adanya ancaman yang lebih langsung kepada mereka dan harus segera mereka tangani.

Kesepakatan itu juga memperkuat penentangan terhadap kekuatan regional Iran, yang dipandang UEA, Israel dan AS sebagai ancaman utama di Timur Tengah yang dilanda konflik.

Ross, yang juga merupakan diplomat veteran AS itu, mengungkap sejumlah pilihan yang dimiliki Palestina. Menurutnya, Palestina tidak boleh bersekutu dengan Iran dan Turki, terutama dengan dukungan Turki dari Ikhwanul Muslimin, jika ingin misi mereka tercapai.

(Baca: El Al Jadi Maskapai Komersial Israel Pertama yang Terbang ke UEA )

"Mereka (Palestina) harus memikirkan tentang apa yang dapat mereka lakukan dengan orang-orang di wilayah tersebut, yang pada dasarnya ingin melihat negara Palestina, tetapi yang juga memberi isyarat bahwa sementara mereka siap untuk melakukan beberapa hal untuk Palestina, negara-negara itu tidak siap menunggu selamanya untuk Palestina," ujar Ross.

"Ada pesan yang tidak salah lagi dari wilayah itu kepada orang-orang Palestina dan itu adalah bahwa negara-negara Arab memiliki kepentingan mereka sendiri dan bahwa mereka tidak akan melupakan orang-orang Palestina. Tetapi, jika orang Palestina tampaknya tidak siap untuk melakukan banyak hal sendiri, mereka tidak akan menunggu," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved