Lampu Hijau Penggunaan ATACMS Akan Jadi Pengubah Arah Perang Ukraina dan Rusia
Senin, 18 November 2024 - 14:41 WIB
loading...
A
A
A
Ketika Biden dan Zelensky terakhir kali bertemu di Gedung Putih pada bulan September, pemimpin Ukraina itu datang dengan daftar terperinci target di dalam Rusia yang ingin ia serang dengan rudal jarak jauh yang disediakan AS, menurut sumber yang mengetahui pertemuan tersebut.
Daftar tersebut merupakan bagian penting dari "rencana kemenangan" Zelensky untuk memenangkan perang. Biden, yang hampir tiga tahun dalam perang telah melarang Ukraina mengerahkan sistem rudal untuk serangan mendalam ke Rusia, tidak sepenuhnya menolak permintaan tersebut, kata sumber tersebut. Namun, ia pada akhirnya tidak berkomitmen, dan para pemimpin sepakat untuk terus membahas masalah tersebut.
Baca Juga: 4 Alasan AS Takut dengan Rusia, Salah Satunya Memiliki Senjata Nuklir yang Modern dan Beragam
"Saat ini, ada banyak pembicaraan di media tentang kami yang menerima izin untuk tindakan masing-masing. Serangan tidak dilakukan dengan kata-kata. Hal-hal seperti itu tidak perlu diumumkan. Rudal akan berbicara sendiri," katanya.
Deklarasi tersebut merupakan jawaban Kremlin terhadap pertimbangan saat itu di AS dan Inggris tentang apakah akan memberikan izin kepada Ukraina untuk menembakkan rudal konvensional Barat ke Rusia.
Daftar tersebut merupakan bagian penting dari "rencana kemenangan" Zelensky untuk memenangkan perang. Biden, yang hampir tiga tahun dalam perang telah melarang Ukraina mengerahkan sistem rudal untuk serangan mendalam ke Rusia, tidak sepenuhnya menolak permintaan tersebut, kata sumber tersebut. Namun, ia pada akhirnya tidak berkomitmen, dan para pemimpin sepakat untuk terus membahas masalah tersebut.
Baca Juga: 4 Alasan AS Takut dengan Rusia, Salah Satunya Memiliki Senjata Nuklir yang Modern dan Beragam
2. Ukraina Makin Optimistis di Tengah Berbagai Kekalahan
Zelensky menanggapi berita tersebut pada hari Minggu, dengan mengatakan di Telegram, "Rudal akan berbicara sendiri.""Saat ini, ada banyak pembicaraan di media tentang kami yang menerima izin untuk tindakan masing-masing. Serangan tidak dilakukan dengan kata-kata. Hal-hal seperti itu tidak perlu diumumkan. Rudal akan berbicara sendiri," katanya.
3. Presiden Putin Akan Menyusun Strategi Baru
Presiden Vladimir Putin pada bulan September memperingatkan Barat bahwa Rusia dapat menggunakan senjata nuklir jika diserang dengan rudal konvensional, dan bahwa Moskow akan menganggap setiap serangan yang didukung oleh kekuatan nuklir sebagai serangan bersama.Deklarasi tersebut merupakan jawaban Kremlin terhadap pertimbangan saat itu di AS dan Inggris tentang apakah akan memberikan izin kepada Ukraina untuk menembakkan rudal konvensional Barat ke Rusia.
Lihat Juga :