Kapal Induk dan Jet Siluman F-35 AS Unjuk Kekuatan, Merespons Rudal Antarbenua Korut
Kamis, 14 November 2024 - 08:05 WIB
loading...
Kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington AS unjuk kekuatan bersama pasukan Jepang dan Korea Selatan setelah Korea Utara menguji tembak ICBM Hwasong-19. Foto/MC2 Nicholas A Russell/US Navy
A
A
A
SEOUL - Kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington bersama kelompok penyerangnya, termasuk jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS), unjuk kekuatan bersama pasukan Jepang dan Korea Selatan.
Manuver gabungan bernama Freedom Edge, yang dimulai pada Rabu dan berakhir pada Jumat (15/11/2024) tersebut digelar sebagai respons atas uji tembak rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-19 Korea Utara (Korut) pada31Oktoberlalu.
Latihan tempur trilateral ini disetujui oleh ketiga negara selama pertemuan puncak Camp David pada Agustus 2023.
Baca Juga: Sukses Uji ICBM Hwasong-19, Nuklir Korut Kini Bisa Hantam Seluruh Wilayah AS
Ketiga negara sebelumnya juga sudah unjuk kekuatan dalam latihan udara gabungan pada 3 November yang melibatkan pesawat pengebom B-1 Amerika dan jet-jet tempur ketiga negara.
“Ketiga negara mengutuk keras provokasi Korea Utara, termasuk uji peluncuran ICBM, yang merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan, termasuk Semenanjung Korea, selama konsultasi tingkat tinggi baru-baru ini, dan pelatihan ini mencerminkan keinginan mereka untuk mencegah dan menanggapi ancaman tersebut,” kata Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan dalam sebuah pernyataan tentang latihan trilateral tersebut.
Manuver gabungan bernama Freedom Edge, yang dimulai pada Rabu dan berakhir pada Jumat (15/11/2024) tersebut digelar sebagai respons atas uji tembak rudal balistik antarbenua (ICBM) Hwasong-19 Korea Utara (Korut) pada31Oktoberlalu.
Latihan tempur trilateral ini disetujui oleh ketiga negara selama pertemuan puncak Camp David pada Agustus 2023.
Baca Juga: Sukses Uji ICBM Hwasong-19, Nuklir Korut Kini Bisa Hantam Seluruh Wilayah AS
Ketiga negara sebelumnya juga sudah unjuk kekuatan dalam latihan udara gabungan pada 3 November yang melibatkan pesawat pengebom B-1 Amerika dan jet-jet tempur ketiga negara.
“Ketiga negara mengutuk keras provokasi Korea Utara, termasuk uji peluncuran ICBM, yang merusak perdamaian dan stabilitas di kawasan, termasuk Semenanjung Korea, selama konsultasi tingkat tinggi baru-baru ini, dan pelatihan ini mencerminkan keinginan mereka untuk mencegah dan menanggapi ancaman tersebut,” kata Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan dalam sebuah pernyataan tentang latihan trilateral tersebut.
Lihat Juga :