Trump Pilih Veteran Baret Hijau Jadi Penasihat Keamanan Nasional AS
loading...
A
A
A
WASHINGTON - Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjuk Mike Waltz, anggota Kongres dari Partai Republik dari Florida, sebagai pilihannya untuk penasihat keamanan nasional berikutnya.
Sebagai veteran Angkatan Darat AS yang bekerja di Pentagon dan Gedung Putih, Waltz telah digambarkan media Amerika sebagai seorang yang agresif terhadap China dan skeptis terhadap bantuan Ukraina.
Trump mengumumkan pilihannya pada hari Selasa (12/11/2024), memuji Waltz sebagai "pejuang kuat dari agenda Kebijakan Luar Negeri Amerika Pertama saya, (yang) akan menjadi pejuang luar biasa dalam upaya kita untuk mencapai Perdamaian melalui Kekuatan."
"Bersama dengan Presiden Trump dan timnya, kita akan menghadapi tantangan yang terus berkembang di dunia saat ini dan bersikap tegas terhadap mereka yang akan merusak cara hidup kita," tulis Waltz di X.
Dia menegaskan, "Amerika akan menjaga sekutu-sekutunya tetap dekat, kita tidak akan takut untuk menghadapi musuh-musuh kita."
Penasihat keamanan nasional adalah seorang ajudan presiden yang bertugas membantu membuat keputusan-keputusan penting mengenai kebijakan luar negeri. Pengangkatan Waltz tidak memerlukan konfirmasi dari Senat.
Ketua DPR Mike Johnson memuji Waltz sebagai "patriot" dan "orang yang tepat untuk menasihati Presiden Trump dan membela kepentingan kita di panggung dunia."
Seorang veteran Baret Hijau, Waltz bertugas di militer AS selama hampir 30 tahun dan ikut serta dalam misi tempur di Afghanistan, Timur Tengah, dan Afrika.
Dia pertama kali terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2018 dan pensiun dari dinas militernya selama masa jabatan keduanya.
Dia juga menjabat sebagai direktur kebijakan pertahanan untuk Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld dan Robert Gates.
Sebagai veteran Angkatan Darat AS yang bekerja di Pentagon dan Gedung Putih, Waltz telah digambarkan media Amerika sebagai seorang yang agresif terhadap China dan skeptis terhadap bantuan Ukraina.
Trump mengumumkan pilihannya pada hari Selasa (12/11/2024), memuji Waltz sebagai "pejuang kuat dari agenda Kebijakan Luar Negeri Amerika Pertama saya, (yang) akan menjadi pejuang luar biasa dalam upaya kita untuk mencapai Perdamaian melalui Kekuatan."
"Bersama dengan Presiden Trump dan timnya, kita akan menghadapi tantangan yang terus berkembang di dunia saat ini dan bersikap tegas terhadap mereka yang akan merusak cara hidup kita," tulis Waltz di X.
Dia menegaskan, "Amerika akan menjaga sekutu-sekutunya tetap dekat, kita tidak akan takut untuk menghadapi musuh-musuh kita."
Penasihat keamanan nasional adalah seorang ajudan presiden yang bertugas membantu membuat keputusan-keputusan penting mengenai kebijakan luar negeri. Pengangkatan Waltz tidak memerlukan konfirmasi dari Senat.
Ketua DPR Mike Johnson memuji Waltz sebagai "patriot" dan "orang yang tepat untuk menasihati Presiden Trump dan membela kepentingan kita di panggung dunia."
Seorang veteran Baret Hijau, Waltz bertugas di militer AS selama hampir 30 tahun dan ikut serta dalam misi tempur di Afghanistan, Timur Tengah, dan Afrika.
Dia pertama kali terpilih menjadi anggota Kongres pada tahun 2018 dan pensiun dari dinas militernya selama masa jabatan keduanya.
Dia juga menjabat sebagai direktur kebijakan pertahanan untuk Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld dan Robert Gates.