Eks Staf: Biden Harus Mundur, Jadikan Harris Presiden Wanita Pertama AS

Senin, 11 November 2024 - 11:22 WIB
loading...
Eks Staf: Biden Harus...
Presiden Joe Biden didesak mengundurkan diri dan menjadikan Wakil Presiden Kamala Harris sebagai presiden wanita pertama AS meski untuk masa jabatan yang singkat. Foto/USA Today
A A A
WASHINGTON - Seorang mantan staf Wakil Presiden Kamala Harris mendesak Presiden Joe Biden untuk mengundurkan diri dan mengangkat wakilnya sebagai presiden wanita pertama Amerika Serikat (AS).

Jamal Simmons, mantan direktur komunikasi Harris mengatakan Biden perlu melakukannya meski untuk masa jabatan yang singkat.

“Joe Biden memang luar biasa, tetapi dia harus memenuhi satu janji terakhir—menjadi presiden transisional," kata Simmons, dalam sebuah unggahan media sosial setelah menyampaikan saran serupa dalam acara bincang-bincang hari Minggu.

Baca Juga: Kamala Harris Beri Selamat Donald Trump Menang Pilpres AS, tapi...

“Joe Biden adalah presiden yang fenomenal, dia telah memenuhi begitu banyak janji yang telah dibuatnya. Ada satu janji yang tersisa yang dapat dia penuhi, sebagai tokoh transisional. Dia dapat mengundurkan diri dari jabatan presiden dalam 30 hari ke depan, menjadikan Kamala Harris Presiden Amerika Serikat," papar Simmons dalam sebuah wawancara di "Situation Room" CNN, yang dilansir Senin (11/11/2024).

"Itu akan membalikkan keadaan terhadap Trump, mencegah Kamala memimpin pada 6 Januari dan memudahkan wanita berikutnya untuk mencalonkan diri," lanjut Simmons.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Meninggal Dunia di Usia 74 Tahun
Trump Ingin Rebut Selat...
Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!
Rekomendasi
Wasit Piala Dunia 2026...
Wasit Piala Dunia 2026 yang Dicoret FIFA Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Turun Tangan
Kapasitas Baterai iPhone...
Kapasitas Baterai iPhone Lipat Terungkap Secara Tak Terduga
Foto Liburan Bareng...
Foto Liburan Bareng Gading Marten di Italia Jadi Sorotan, Medina Dina Beri Penjelasan
Berita Terkini
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
Beberapa Jam Meninggal...
Beberapa Jam Meninggal setelah Berkunjung ke Ukraina, Siapa Lindsey Graham?
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Infografis
Eks Letnan Kolonel AS:...
Eks Letnan Kolonel AS: Ukraina Harus Terima Kalah Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved