Brigade al-Qassam Hamas Bantai 15 Tentara Israel dalam Pertempuran Jarak Dekat

Senin, 11 November 2024 - 10:58 WIB
loading...
Brigade al-Qassam Hamas...
Brigade al-Qassam Hamas umumkan pasukannya telah menewaskan 15 tentara unit infanteri Israel dalam pertempuran jarak dekat di al-Shimaa, utara Beit Lahia, Gaza. Foto/Roya News
A A A
GAZA - Brigade al-Qassam, sayap militer Hamas, mengumumkan pasukannya telah menewaskan 15 tentara unit infanteri Israel dalam pertempuran jarak dekat di al-Shimaa, utara Beit Lahia, Gaza.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan Brigade al-Qassam pada Minggu, pasukannya melawan para tentara agresor Zionis dengan RPG anti-personel, diikuti oleh senjata ringan dan serangan granat.

"Pejuang al-Qassam berhasil menargetkan pasukan infanteri Zionis yang terdiri dari 15 tentara,” bunyi pernyataan tersebut, yang dikutip dari Palestine Chronicle, Senin (11/11/2024).

Baca Juga: Para Tentara Israel Bakar Bendera Lebanon Sambil Nyanyikan Lagu Keagamaan saat Perang

"Para pejuang mampu melenyapkan mereka dari jarak nol dengan senjata ringan dan granat tangan," lanjut Brigade al-Qassam.

Selain itu, sayap militer Hamas mengatakan mereka menyerang dua kendaraan pengangkut pasukan Israel dengan peluru al-Yassin 105 dan Tandem serta menyerang buldoser militer dengan alat peledak Thunder di dekat Masjid Martir Imad Aql di kamp pengungsi Jabaliya.

Mereka melaporkan korban tambahan di antara pasukan Israel menyusul bentrokan di daerah al-Baraka di sebelah barat Beit Lahia.

Sementara itu, Brigade al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina, mengumumkan operasi gabungan dengan Brigade al-Nasser Salah al-Din, yang menargetkan pusat komando Israel di sebelah timur kamp Jabalia.

Secara terpisah, surat kabar Yedioth Ahronoth Israel melaporkan bahwa Amerika Serikat telah menghentikan beberapa pengiriman peralatan militer yang dipesan oleh Israel, termasuk pesanan besar buldoser Caterpillar D-9.

Keputusan itu muncul di tengah penentangan terhadap penggunaan buldoser dalam penghancuran Gaza.

Di front utara, kelompok Hizbullah mengumumkan serangan roket terhadap pertemuan militer Israel antara kota Houla dan Markaba di Lebanon selatan, serta serangan lebih lanjut di Galilea Atas, Israel.

Serangan udara Israel terhadap desa-desa Lebanon terus berlanjut, yang menyebabkan korban jiwa dan kerusakan properti.

Hizbullah juga melaporkan pertemuan dengan pasukan Israel di dekat Aitaroun di Lebanon selatan, yang menyatakan bahwa hal itu menimbulkan korban di antara pasukan Israel.

Lebih lanjut, pasukan Hizbullah mengaku menembakkan roket ke beberapa lokasi di Israel utara, termasuk Even Menachem, Zor'it, Shomera, Shtula, Kiryat Shmona, dan pangkalan militer Shraga di utara Akka.

Militer Zionis Israel mengonfirmasi sekitar 15 roket diluncurkan ke Galilea Atas dan Barat, beberapa di antaranya jatuh di area terbuka sementara yang lain dicegat.

Di Nahariya, roket dicegat, meskipun tiga orang terluka oleh roket yang mendarat di dekatnya.

Sebuah bangunan di Kiryat Shmona terkena tembakan roket langsung dari Lebanon, dan rekaman yang dibagikan di media Israel menunjukkan kerusakan pada ruang makan di Kibbutz Tel Hai di Israel utara akibat serangan roket lainnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Walk Out saat Negosiasi...
Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Iran: Kami Tak Berunding di Bawah Tekanan!
Rekomendasi
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
3 Fakta Tentara Israel...
3 Fakta Tentara Israel Sangat Lemah dalam Pertempuran Jarak Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved