Berbeda dengan Trump, Kenapa Uni Eropa Tetap Ngotot Dukung Ukraina Melawan Rusia?
Minggu, 10 November 2024 - 21:10 WIB
loading...
A
A
A
Dengan negara-negara seperti Hungaria, yang menentang dukungan militer untuk Ukraina, menjadi lebih berani setelah kemenangan Trump, mendapatkan konsensus di dalam UE untuk berbuat lebih banyak bisa jadi sulit.
Sementara itu, di medan perang, tentara Ukraina yang kelelahan berjuang untuk mencegah Rusia terus maju saat mereka menghadapi pertempuran skala penuh selama tiga tahun.
Setidaknya satu orang tewas di kota pelabuhan Laut Hitam, Odesa, dan lebih dari 30 orang terluka di seluruh negeri setelah Rusia meluncurkan rentetan pesawat nirawak dan rudal ke Ukraina semalam, kata pejabat Ukraina pada hari Sabtu.
Pesawat nirawak Rusia juga menyerang Kharkiv di timur laut, melukai sedikitnya 25 orang.
“Semua orang perlu menyadari bahwa meredakan agresi tidak akan berhasil,” katanya.
“Kita membutuhkan perdamaian sejati, bukan meredakan agresi yang akan membawa lebih banyak perang.”
Sementara itu, di medan perang, tentara Ukraina yang kelelahan berjuang untuk mencegah Rusia terus maju saat mereka menghadapi pertempuran skala penuh selama tiga tahun.
Setidaknya satu orang tewas di kota pelabuhan Laut Hitam, Odesa, dan lebih dari 30 orang terluka di seluruh negeri setelah Rusia meluncurkan rentetan pesawat nirawak dan rudal ke Ukraina semalam, kata pejabat Ukraina pada hari Sabtu.
Pesawat nirawak Rusia juga menyerang Kharkiv di timur laut, melukai sedikitnya 25 orang.
4. Ukraina Tak Mau DIpaksa Memberikan Konsesi kepada Rusia
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha menegaskan kembali desakan Kyiv bahwa mereka tidak boleh dipaksa untuk membuat konsesi kepada Rusia.“Semua orang perlu menyadari bahwa meredakan agresi tidak akan berhasil,” katanya.
“Kita membutuhkan perdamaian sejati, bukan meredakan agresi yang akan membawa lebih banyak perang.”
(ahm)
Lihat Juga :