Serangan Udara Israel Rusak Gedung-gedung Universitas Lebanon di Beirut

Minggu, 10 November 2024 - 08:53 WIB
loading...
Serangan Udara Israel...
Pemandangan kehancuran setelah serangan udara Israel di wilayah Dahieh, Beirut, Lebanon pada 9 November 2024. Foto/Houssam Shbaro/Anadolu Agency
A A A
BEIRUT - Serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut pada Jumat malam (8/11/2024) menyebabkan kerusakan parah pada beberapa gedung di Universitas Lebanon.

Beberapa gedung fakultas dan laboratorium di kampus Rafik Hariri di daerah Hadath mengalami kerusakan parah, menurut Kantor Berita Nasional pada hari Sabtu.

Presiden universitas Bassam Badran mengatakan kepada wartawan bahwa institusi tersebut "akan tetap tangguh dalam menghadapi mesin perang Israel."

"Serangan-serangan ini tidak akan menghalangi universitas untuk melanjutkan misinya dalam pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat," ujar dia.

Badran mengatakan universitas tersebut memulai tahun akademik 2024-2025 beberapa hari yang lalu, menawarkan pembelajaran jarak jauh di semua cabang dan institutnya.

Kampus Rafik Hariri adalah salah satu kompleks terbesar Universitas Lebanon, yang menampung banyak fakultasnya, termasuk sains, teknik, kedokteran, farmasi, dan lainnya.

Serangan udara besar-besaran Israel di Lebanon telah berlangsung sejak akhir September terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah.

Ini merupakan peningkatan dalam perang lintas batas selama setahun sejak dimulainya perang Gaza.

Lebih dari 3.100 orang tewas dan lebih dari 13.800 orang terluka dalam serangan Israel sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Lebanon.

Israel melancarkan serangan ke Lebanon selatan pada 1 Oktober.

Baca juga: Israel Menggila di Lebanon, Bakar Rumah-rumah Warga di Tepi Barat
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved