Erdogan Desak Trump Tepati Janji Setop Perang Israel di Gaza dan Lebanon

Jum'at, 08 November 2024 - 20:01 WIB
loading...
Erdogan Desak Trump...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Foto/anadolu
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mendesak Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menepati janji kampanyenya dan mengakhiri perang Israel di Gaza dan Lebanon.

“Kami ingin janji itu dipenuhi, dan Israel diminta untuk berhenti,” tegas Erdogan saat jumpa pers dengan wartawan yang menemaninya dalam perjalanan ke Hongaria, menurut transkrip dari kantor kepresidenan Turki.

Dia menjelaskan, “Saya yakin Trump menghentikan dukungan senjata ke Israel dapat menjadi langkah penting untuk menghentikan agresi Israel di wilayah Palestina dan Lebanon.”

Erdogan menyatakan keinginannya mengakhiri kelanjutan kebijakan Presiden Joe Biden, yang menurutnya telah memperdalam kebuntuan di kawasan itu dan memperburuk konflik.

Setelah kemenangan telak Trump dalam pemilihan umum pada hari Selasa, Erdogan melakukan panggilan telepon dengan presiden terpilih itu untuk memberi selamat kepadanya atas keberhasilan kampanyenya.

“Terlepas dari semua tantangan dan tekanan, termasuk kasus hukum terhadapnya, Trump muncul sebagai pemenang,” ujar Erdogan kepada wartawan.

Dia menggambarkan percakapan itu sebagai sesuatu yang tulus, dengan menyatakan Trump sedang makan malam bersama keluarga saat itu, dengan Elon Musk dan anak Musk hadir selama panggilan telepon tersebut.

“Kami membahas proses pemilihan umum dan kerja sama antara Turki dan Amerika Serikat. Ia juga menyampaikan pernyataan positif mengenai masa depan Turki,” imbuh Erdogan.

Selama panggilan telepon tersebut, Erdogan menyampaikan undangan kepada Trump untuk kunjungan resmi ke Turki.

Banyak orang di lingkaran Erdogan percaya bahwa masa jabatan Trump yang kedua dapat membina hubungan yang lebih kuat dengan Ankara, mengingat sejarah keterlibatan yang sering terjadi antara kedua pemimpin tersebut, termasuk panggilan telepon dan pertemuan.

Interaksi ini telah memberi Erdogan kesempatan mengadvokasi isu-isu yang penting bagi Turki.

Misalnya, pada tahun 2019, selama salah satu panggilan tersebut, Trump memberi Erdogan lampu hijau untuk meluncurkan operasi militer di Suriah utara, yang memungkinkan Ankara merebut wilayah dan membatasi pengaruh pasukan Kurdi Suriah yang bersekutu dengan AS di sepanjang perbatasan Turki.

Ketika Washington menjatuhkan sanksi kepada Turki sebagai tanggapan atas pembelian sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia, Trump memilih paket sanksi yang paling ringan yang tersedia.

Meskipun ada ketegangan sesekali, seperti sanksi AS terhadap menteri Turki atas pemenjaraan pendeta Amerika Andrew Brunson pada tahun 2018, tim Erdogan percaya kedua pemimpin memiliki pola pikir yang sama dan dapat berkolaborasi dalam tujuan strategis yang lebih luas.

Baca juga: Hizbullah Umumkan Rudal Baru dengan Mengebom Pangkalan Militer Israel Dekat Tel Aviv
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Badai Ganas Ancam Gagalkan...
Badai Ganas Ancam Gagalkan Pidato Trump di Hari Kemerdekaan AS, Ribuan Orang Berhamburan Kabur
Takut Ditangkap, Menteri...
Takut Ditangkap, Menteri Israel Itamar Ben-Gvir Dilaporkan Batal Terbang ke New York
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Demam Piala Dunia, 13...
Demam Piala Dunia, 13 Anjing Pakai Jersey Timnas Argentina Curi Perhatian di Buenos Aires
Rekomendasi
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Spesial Prambanan Jazz...
Spesial Prambanan Jazz 2026: Nikmati Konser Syahdu Plus Diskon Hotel dan Kuliner dari BRImo
Berita Terkini
Meski Ada Ancaman, Kedubes...
Meski Ada Ancaman, Kedubes Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Delegasi yang Hadiri Pemakaman Khamenei
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved