3 Jenis Kecurangan Pemilu AS 2024, Salah Satunya Prosedur Berbeda di Negara Bagian

Rabu, 06 November 2024 - 20:05 WIB
loading...
A A A
Itu masalah yang sulit, terutama ketika orang-orang juga skeptis terhadap pemerintah yang memiliki terlalu banyak informasi mereka.

“Semua orang berbicara tentang keinginan agar sistem pemerintahan bekerja dengan lancar,” kata Wesley Wilcox, seorang Republikan yang menjalankan pemilu di Marion County, Florida. “Namun dalam hal yang sama, Anda kembali dan berkata kami tidak ingin Big Brother mengetahui tentang ini, itu, dan yang lainnya.”

Masalah data mendasar ini muncul dalam dua narasi konspirasi besar seputar pemilu:

Klaim ini berpusat pada fakta bahwa puluhan juta warga Amerika pindah setiap tahun. Ketika mereka pindah, mereka tidak secara otomatis dihapus dari daftar pemilih di wilayah hukum sebelumnya. Hukum federal menetapkan proses khusus tentang cara menghapus pemilih dari daftar pemilih sebelumnya yang melibatkan sejumlah siklus pemilu yang harus dilalui sebelum mereka dapat dihapus.

Proses tersebut membutuhkan waktu, yang berarti ada “kayu mati” di daftar pemilih setiap negara bagian, seperti yang dikatakan Stewart, tetapi negara bagian juga terus berupaya menghapusnya dalam batas hukum. Sebuah laporan oleh Komisi Bantuan Pemilu federal menemukan bahwa dalam dua tahun antara pemilihan presiden 2020 dan pemilihan sela 2022, negara bagian menghapus lebih dari 19 juta catatan pemilih dari daftar mereka.

Baca Juga: Menang Pilpres AS, Donald Trump Berjanji Menghentikan Semua Perang

2. Adanya Disinformasi

Elon Musk, pemilik X dan penyebar utama narasi pemilu yang tidak berdasar, baru-baru ini menyebarkan versi klaim ini tentang Michigan.

"Michigan memiliki lebih banyak pemilih terdaftar daripada warga negara yang memenuhi syarat!?" tulisnya.

Namun, postingannya tidak menyebutkan bahwa lebih dari satu juta pemilih yang dimaksudnya ada dalam daftar pemilih "tidak aktif" Michigan, dan karena itu akan segera dihapus.

Michigan memiliki 7,9 juta warga negara yang berusia pemilih, dan 7,2 juta pemilih terdaftar aktif.

Untuk lebih jelasnya, setiap penelitian menemukan bahwa warga negara non-AS tidak memberikan suara dalam jumlah yang besar. Penghalang terbesar adalah bahwa setiap warga negara non-AS yang mencoba memberikan suara berisiko dideportasi dan membahayakan kemampuan mereka untuk mendapatkan kewarganegaraan.

“Apakah Anda benar-benar berpikir mereka ingin pergi ke lembaga pemerintah dan menunjukkan foto dan tanda pengenal?” Wilcox, pejabat pemilihan Marion County, berkata tentang imigran ilegal. “Mereka tidak tahu. Mereka lebih suka tidak ada yang tahu mereka ada di sini.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved