78 Juta Surat Suara Sudah Diberikan pada Pra-Pemilu Presiden AS, Siapa Lebih Unggul?

Selasa, 05 November 2024 - 20:50 WIB
loading...
A A A
Meskipun Partai Republik sejauh ini memiliki porsi pemilih pra-pemilu yang lebih besar dibandingkan dengan empat tahun lalu, jajak pendapat CNN baru-baru ini secara umum menunjukkan Wakil Presiden Kamala Harris memimpin di antara para pemilih yang telah memberikan suara mereka, termasuk di semua negara bagian medan pertempuran, selain Nevada.

Baca Juga: Apa yang Sebenarnya Diinginkan Putin dari Pemilu AS? Ini Analisanya

3. Kesenjangan Gender Masih Lebar

Di tujuh negara bagian yang paling kompetitif, kesenjangan gender terlihat mirip dengan pemungutan suara awal tahun 2020 dan 2022.

Secara keseluruhan, sekitar 1,8 juta lebih banyak wanita daripada pria yang memberikan suara lebih awal di Arizona, Georgia, Michigan, Nevada, North Carolina, Pennsylvania, dan Wisconsin, menurut data Catalist. Namun, kesenjangan itu lebih sempit daripada pada titik yang sama empat tahun lalu. Itu karena lebih sedikit orang yang memberikan suara lebih awal secara keseluruhan, tetapi juga karena kesenjangan persentasenya sedikit lebih sempit.

Georgia memiliki kesenjangan gender yang paling menonjol – perempuan telah memberikan 56% suara awal di Peach State, sementara 44% diberikan oleh laki-laki. Di Arizona, 52% suara awal diberikan oleh perempuan sementara 46% diberikan oleh laki-laki. Dan di North Carolina, 56% suara awal diberikan oleh perempuan dan 44% untuk laki-laki.

Nevada memiliki kesenjangan gender yang paling dekat – 51% suara awal diberikan oleh perempuan dibandingkan dengan 47% oleh laki-laki.

Di Pennsylvania, yang bisa dibilang negara bagian yang dapat menentukan perlombaan, perempuan telah mencapai 56% dari pemilih awal. Pada saat yang sama pada tahun 2022 dan 2020, perempuan telah mencapai 57% dari surat suara pra-pemilu yang diberikan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Republik Ceko 2026
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
Andai Biden Mengunci...
Andai Biden Mengunci Suara Nevada, Selesai Sudah Pilpres AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved