Korea Utara Tembakkan Beberapa Rudal Balistik Jelang Pilpres AS 2024

Selasa, 05 November 2024 - 09:36 WIB
loading...
A A A
Ketegangan antara kedua Korea mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun terakhir karena Kim Jong-un telah berulang kali memamerkan program senjata nuklir dan rudalnya yang terus berkembang, sementara juga dilaporkan memberikan Rusia amunisi dan pasukan untuk mendukung perang Presiden Vladimir Putin di Ukraina.

Pada hari Senin, juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan kepada wartawan bahwa sebanyak 10.000 tentara Korea Utara sudah berada di wilayah Kursk Rusia di dekat perbatasan Ukraina dan bersiap untuk bergabung dalam pertempuran Moskow melawan Ukraina dalam beberapa hari mendatang.

Jika mereka terlibat dalam pertempuran, itu akan menjadi partisipasi pertama Korea Utara dalam konflik berskala besar sejak berakhirnya Perang Korea 1950-1953.

Setelah pertemuan di Seoul pada hari Senin, pejabat senior Korea Selatan dan Uni Eropa menyatakan kekhawatiran tentang kemungkinan transfer teknologi Rusia ke Korea Utara untuk meningkatkan program nuklirnya dengan imbalan pengerahan pasukannya.

"Transfer tersebut akan membahayakan upaya nonproliferasi internasional dan mengancam perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan di seluruh dunia," kata mereka.

Menanggapi meningkatnya ancaman nuklir Korea Utara, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Jepang telah memperluas latihan militer gabungan mereka dan memperbarui rencana pencegahan nuklir mereka yang dibangun di sekitar aset strategis AS.

Korea Utara telah menggambarkan latihan militer gabungan oleh para pesaingnya sebagai latihan untuk invasi dan menggunakannya untuk membenarkan pengejaran senjata nuklir dan rudal yang tak kenal lelah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Berita Terkini
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Infografis
Jelang Pencoblosan Pilpres...
Jelang Pencoblosan Pilpres 2024: Begini Fatwa Gus Mus dan Gus Baha
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved