Hari Ini, Amerika Memilih Presiden Baru: Kamala Harris atau Donald Trump

Selasa, 05 November 2024 - 07:38 WIB
loading...
Hari Ini, Amerika Memilih...
Hari ini, Selasa (5/11/2024) waktu Amerika, rakyat Amerika Serikat memilih presiden baru. Dua kandidat utama, Kamala Harris dan Donald Trump bersaing ketat. Foto/USA Today
A A A
WASHINGTON - Hari ini, Selasa (5/11/2024), rakyat Amerika Serikat (AS) memilih presiden baru. Kamala Harris atau Donald Trump yang akan terpilih?

Lantaran ada perbedaan waktu dengan Indonesia, pemilihan presiden (pilpres) Amerika dimulai Selasa waktu setempat atau Rabu (6/11/2024) WIB.

Harris dan Trump akan bersaing untuk mendapatkan 270 dari 538 total suara Electoral College yang dibutuhkan untuk memenangkan pilpres.

Baca Juga: Sehari Jelang Pilpres AS, Survei: Kamala Harris Kalahkan Donald Trump

Kamala Harris-Tim Walz (pasangan kandidat dari Partai Demokrat) dan Donald Trump-DJ Vance (pasangan kandidat dari Partai Republik) telah meluncurkan kampanye terakhir yang heboh pada Senin. Mereka mendatangi Pennsylvania yang harus dimenangkan pada hari terakhir kampanye pemilihan presiden (pilpres) AS yang bergejolak.

Dalam sebuah kampanye di North Carolina, Trump (78), menepis tuduhan bahwa usianya dan jadwal pemilihan yang melelahkan telah membuatnya kelelahan secara fisik dan mental.

"Saya bahkan tidak tidur. Saya sudah menjalani 62 hari tanpa libur," kata Trump dalam pidato selama 90 menit yang sarat cercaan yang telah dia sampaikan puluhan kali dalam beberapa minggu terakhir.

Harris mengatakan bahwa dia merasa baik dan mengacungkan jempol saat menaiki pesawatnya menuju acara kampanyenya di Allentown, Pennsylvania.

Trump telah menjanjikan kemenangan telak saat dia berupaya kembali berkuasa di Gedung Putih secara sensasional, sementara Harris mengatakan momentum berada di pihaknya untuk menjadi presiden wanita pertama Amerika.

Namun, jajak pendapat atau survei menunjukkan kebuntuan secara nasional, dan juga di tujuh negara bagian yang menjadi penentu pemenangnya.

Dunia internasional dengan cemas menanti hasil pilpres AS yang akan berdampak besar pada konflik di Timur Tengah dan perang Rusia di Ukraina, serta penanganan perubahan iklim, yang oleh Trump disebut sebagai tipuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Rekomendasi
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved